nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Petugas Evakuasi Jenazah Anggota Satgas Gakum Polda Papua yang Diculik KKSB

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 19:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2091040 petugas-evakuasi-jenazah-anggota-satgas-gakum-polda-papua-yang-diculik-kksb-6X0lpXFqCa.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Feri Usman/Okezone)

JAKARTA - Anggota Polda Papua Briptu Heidar yang diduga disandera Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di wilayah Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak Papua dikabarkan telah meninggal dunia.

"Baru info yang bersangkutan dikabarkan meninggal dunia," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Meski begitu, Dedi belum bisa menjelaskan penyebab tewasnya Briptu Heidar. Saat ini pihaknya melakukan evakuasi korban dikarenakan lokasi yang cukup jauh.

"Masih proses evakuasi. Dari lokasi kejadian agak jauh," tutur Dedi.

Opm

 Baca juga: Anggota Satgas Gakum Polda Papua yang Diculik KKSB OPM Ditemukan Tewas

Diberitakan sebelumnya, Dua anggota Satgas Gakkum Polda Papua yang bertugas di wilayah Kabupaten Puncak, Papua dserang oleh kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di wilayah Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak Papua, Senin (12/8/2019) sekira Pukul 11.00 Wit.

Dalam insiden tersebut, seorang anggota dari Satgas Gakkum wilayah Ilaga atas nama Briptu Heidar dilaporkan diculik kelompok KKSB dan Bripka Alfonso Wakum dilaporkan selamat. Kejadian penembakan terhadap 2 personel Satgas Gakkum dan Satgas terjadi di sekitar bawah Kampung Mudidok, Kabupaten Puncak, Papua.

Sebelumnya, Juru Bicara Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal menjelaskan, awalnya Briptu Heidar dan Bripka Alfonso Wakum melaksanakan tugas penyelidikan di wilayah Kabupaten Puncak.

 Baca juga: Polisi Diculik OPM, Polda Papua Upayakan Negosiasi

Opm

Keduanya mengendarai sepeda motor. Pada saat melintas di Kampung Usir, Briptu Heidar dipanggil oleh temannya. Bripka Alfonso kemudian menghentikan kendaraan. Briptu Heidar lalu menghampiri temannya tersebut, sedangkan Bripka Alfonso menunggu di atas motor.

"Pada saat Briptu Heidar berbicara dengan temannya itu, tiba-tiba sekelompok orang datang dan langsung membawa (menyandera) Briptu Heidar," ungkap Kombes Kamal.

Bripka Alfonso berhasil menyelamatkan diri dari para pelaku yang diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ia mengendarai sepeda motor dan melaporkan peristiwa itu ke Pos Polisi di Kago, Kabupaten Puncak.

Rencananya Jenazah Almarhum Briptu Heidar akan di evakuasi ke Jayapura, Selasa (13/8/2019) esok dan selanjutnya akan diterbangkan ke kampung halamannya di Makassar.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini