nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tampil dengan Berewok di Sidang, Setya Novanto Terinspirasi Teroris Gunung Sindur

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 18:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2091031 tampil-dengan-berewok-di-sidang-setya-novanto-terinspirasi-teroris-gunung-sindur-yRypU8Macr.jpg Setya Novanto (Arie DS/Okezone)

JAKARTA – Terpidana kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto (Setnov) tampak lebih maskulin saat hadir di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Wajahnya yang dulu klimis kini mulai dihiasi berewok. Apa alasan Setnov memelihara cambang?

Mantan Ketua DPR RI itu mengaku merawat berewoknya sejak mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Gunung Sindur, Bogor, setelah dipindah dari Lapas Sukamiskin pasca-tepergok pelesiran di Bandung.

Baca juga: Setya Novanto Dipindah ke Lapas Gunung Sindur Setelah Tepergok Pelesiran

Menurut Setya Novanto, berewoknya tersebut kenang-kenangan dari Lapas Gunung Sindur. Setnov terinspirasi dari para terpidana teroris yang ditahan di Lapas Gunung Sindur.

"Iya kan di sana (Lapas Gunung Sindur) semua teroris. Jadi ya saya sebagai kenang-kenangan," kata Setya Novanto sambil tertawa saat menghadiri sidang sebagai saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).Setya Novanto

Setya Novanto (Arie/Okezone)

Novanto mengaku banyak belajar agama di Lapas Gunung Sindur. Setnov bersyukur bisa mengkhatamkan Alquran selama mendekam di Lapas Gunung Sindur‎.

"Saya bersyukur yang tadinya saya baca Al-quran terbata-bata, akhirnya disana bisa khatam dan masih bisa 16 juz lagi," ucapnya.

Setnov hadir ke Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat hari ini untuk bersaksi dalam sidang perkara suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1 dengan terdakwa eks Dirut PLN Sofyan Basir.

Baca juga: Setya Novanto Tampil dengan Brewok saat Bersaksi di Sidang Sofyan Basir

Nama Setya Novanto muncul‎ dalam dakwaan Sofyan Basir. Setnov diduga ikut berperan mempertemukan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johanes Budisutrisno Kotjo dengan Sofyan Basir.

Dalam dakwaan Sofyan Basir, Setnov disebut juga dijanjikan commitment fee sebesar 24 persen dari 2,5 persen nilai proyek PLTU Riau-1 atau senilai 6 juta dolar Amerika Serikat.

(sal)

Berita Terkait

Korupsi PLTU Riau

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini