nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangis Rachmawati Pecah Minta Indonesia Kembali pada UUD 1945

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 18:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2091005 tangis-rachmawati-pecah-minta-indonesia-kembali-pada-uud-1945-tMUeUQknol.jpg Rachmawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Rachmawati Soekarnoputri tak kuasa menahan tangis saat mengutarakan pemikirannya soal Pancasila dan UUD 1945. Putri proklamator RI Soekarno itu meminta Indonesia kembali pada UUD 1945.

Momen itu terjadi dalam acara Silaturahmi dan Dialog Tokoh Bangsa dengan tema "Pancasila Perekat Kita, Satu Nusa Satu Bangsa." Acara yang diinisiasi Forum Rekat Anak Bangsa dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ini digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

"Perlu saya ingatkan dalam kesempatan ini bahwa Pancasila sebagai philosophische grondslag tidak hanya sebagai slogan, tapi kita harus tahu bahwa Pancasila mempunyai dua fungsi," kata Rachmawati di lokasi, Senin (12/8/2019).

Baca Juga: Pasal Dalam UUD 1945 Banyak Tumpang Tindih

Rachma

Fungsi Pancasila yang pertama adalah leitstar dinamis yakni sebagai bintang pemimpin untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Sedangkan fungsi Pancasila yang kedua adalah meja statis. Artinya Pancasila tidak biza dirubah-rubah alias harga mati.

"Landasan kedua adalah sebagai meja statis. Jadi ini tak bisa dirubah-rubah. Pancasila harga mati," tegasnya.

Rachmawati menegaskan dua fungsi Pancasila itu hanya bisa diwujudkan jika digandeng dengan UUD 1945. Karena itu antara Pancasila dan UUD 1945 tidak bisa dipisahkan. Lalu, sambil tak kuasa menahan tangis, Rachmawati meminta agar Indonesia kembali pada UUD 1945.

"Saya memberikan satu pesan harapan agar Pancasila dapat tegak di republik ini harus digandeng kembali dengan UUD 1945. Kita harus kembali ke UUD 1945," ujarnya mengakhiri sambil berurai air mata. (edi)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini