KPK Sita Dokumen Impor Bawang Hasil Geledah Ruang Kerja Nyoman Dharmanta di DPR

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 12 Agustus 2019 17:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 12 337 2090966 kpk-sita-dokumen-impor-bawang-hasil-geledah-ruang-kerja-nyoman-dharmanta-di-dpr-xGWDG0bQ6h.jpg Juru Bicara KPK, Febri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Anggota Komisi VI DPR fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dhamantra, pada hari ini. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019.

Selain ruang kerja Nyoman di DPR, penyidik juga menggeledah ruang Dirjen Perdagangan Luar Negeri (Kementerian Perdagangan) Kemendag dan ruang Dirjen Holtikultura (Kementerian Pertanian) Kementan untuk mencari bukti tambahan dalam kasus ini.

"Hari ini dilakukan penggeledahan di tiga lokasi tersebut," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (12/8/2019).

Penyidik masih melakukan penggeledahan di tiga lokasi tersebut hingga sore ini. Sejauh ‎ini, telah diamankan sejumlah barang bukti berupa dokumen terkait dengan impor bawang putih yang merupakan kewenangan Kementan dan Kemendag.

"Tim masih di lokasi. Sejauh ini diamankan sejumlah dokumen terkait dengan impor yang jadi kewenangan Kementan dan Kemendag‎," jelasnya.

I Nyoman

Baca Juga: KPK Geledah Apartemen dan Rumah Anak Nyoman Dhamantra Terkait Suap Impor Bawang

Sebelumnya, KPK telah menetapkan enam orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019. Keenamnya yakni, ‎anggota komisi VI DPR fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dhamantra, orang kepercayaan I Nyoman, Mirawati Basri, serta empat pihak swasta, Afung, Doddy Wahyudi, Zulfikar, dan Elviyanto.

‎I Nyoman diduga telah menerima suap Rp2 miliar dari total komitmen fee sebesar Rp39,6 miliar untuk pengurusan izin impor 20.000 ton bawang putih yang akan masuk ke Indonesia. Suap tersebut berasal dari pengusaha Chandry Suanda.

Pemulusan suap untuk pengurusan bawang putih tersebut dibantu oleh Doddy Wahyudi, Zulfikar, Elviyanto, dan Mirawati. Keempatnya mempunyai peran masing-masing dalam memuluskan izin impor bawang putih ke Indonesia.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini