nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhan Tak Mau Cawe-Cawe soal Dugaan Radikalisme Enzo

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 16:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2090918 menhan-tak-mau-cawe-cawe-soal-dugaan-radikalisme-enzo-zGDPFqwUt0.jpg Menhan Ryamizard Ryacudu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu enggan cawe-cawe (Ikut-ikutan) terhadap isu dugaan radikalisme seorang taruna Akademi Militer (Akmil) Enzo Zenz Allie (18). Pasalnya saat ini isu tersebut sedang didalami Markas Besar (Mabes) TNI.

"Kita lihat dulu kan lagi diperiksa TNI. Saya nggak mau cawe-cawe dululah. Periksa dulu, baru nanti saya ambil alih," kata Ryamizard di acara Forum Rekat Anak Bangsa di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Ryamizard mengatakan, dirinya sudah memerintahkan Mabes TNI untuk memeriksa isu tersebut. Jika Enzo terbukti terpapar radikalisme, maka ia tidak pantas menjadi prajurit. Sebaliknya, jika Enzo tak terbukti terpapar radikalisme, maka ia berhak menjadi tentara.

"Itu kan baru mau masuk. Saya suruh periksa. Kalau dia memang jiwanya begitu ya enggak pantas. Kenapa? TNI itu penjaga pancasila. Bagaimana bisa menjaga Pancasila kalau orangnya gak Pancasila," jelas dia.

Enzo

Baca Juga: Jika Diminta TNI, Kominfo Siap Telusuri Jejak Digital Enzo

Isu dugaan radikalisme taruna Akmil Enzo Zenz Allie mencuat setelah fotonya yang membawa bendera tauhid beredar di media sosial. Pria blasteran Prancis itu dianggap pro Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Padahal ormas tersebut sudah dibubarkan pemerintah karena menyimpang secara ideologis.

Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD menyebut institusi TNI kecolongan terhadap kasus ini. Ia juga menyinggung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang mengajak wawancara khusus Enzo.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini