nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri dan Panglima TNI Tinjau Penanganan Karhutla di Riau

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 15:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2090902 kapolri-dan-panglima-tni-tinjau-penanganan-karhutla-di-riau-C6k8le19dl.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Foto : iNews/Taufik Budi)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bakal terbang ke Riau hari ini untuk melihat langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, meski keduanya berangkat hari ini, jadwal peninjauan ke lokasi karhutla baru akan dilaksanakan besok Selasa (13/8/2019).

"Hari ini rencana keberangkatan Panglima TNI dan Kapolri langsung ke Riau untuk besok rencana kegiatannya memberikan pengarahan kepada Satgas Karhutla Daerah setempat, kedua langsung meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Palawan Riau," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2019).

Dedi menjelaskan, dipilihnya Riau yang dikunjungi Kapolri dan Panglima lantaran provinsi tersebut memang menjadi sasaran utama. Apalagi, karhutla di Riau cukup masif.

Kebakaran hutan di Riau. (Ist)

"Di sana cukup masif dan luas terjadi karhutla. Kalau di Kalteng maupun Kalbar dari titik hotspot memang ada peningkatan, tapi lebih banyak kecil-kecil. Artinya bahwa pelahan tradisional yang membuka lahan," katanya.

Selain itu, Dedi memaparkan, lokasi karhutla yang akan didatangi Tito dan Hadi cukup jauh. Selain jauh medan yang akan ditempuh juga sulit dilalui kendaraan.


Baca Juga : 95 Persen Karhutla di Aceh Padam Pasca-Diguyur Hujan

"TKP-nya cukup jauh. Nanti menggunakan heli, dari helipad menuju ke TKP harus menggunakan kendaraan roda 4 atau roda 2 sekitar 40 menit, kemudian dari titik itu baru bergerak menggunakan jalan kaki. Karena itu kan wilayahnya gambut, kalau menggunakan kendaraan bermotor itu akan ambles. Maka harus jalan kaki sekitar 2 km menuju lokasi tempat pemadaman kebakaran hutan dan lahan," tuturnya.


Baca Juga : Usai Diguyur Hujan Sebentar, Kabut Asap di Pekanbaru Makin Pekat

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini