nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal NKRI Bersyariah, Menhan: Syariah Itu Sudah Ada di Pancasila

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 13:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2090844 soal-nkri-bersyariah-menhan-syariah-itu-sudah-ada-di-pancasila-bFBFEwkSCg.jpg Menhan, Ryimizard (foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, istilah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak bisa disandingkan dengan embel-embel tertentu, misalnya NKRI Bersyariah. Menurut dia nilai-nilai syariat Islam sudah termaktub dalam sila pertama Pancasila.

"Saya belum dengar itu. NKRI ya NKRI. Syariah itu ada di dalam Pancasila. Sila pertama ketuhanan Yang Maha Esa. Melaksanakan syariah ya melaksanakan sila ke satu," kata Ryamizard di acara Forum Rekat Anak Bangsa, Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (12/8/2019).

 Baca juga: Novel Bamukmin: Ijtima Ulama IV Masih Konsisten Jaga Negara dan Bangsa!

Menhan lalu mengomentari acara persatuan bangsa yang diinisiasi Forum Rekat Anak Bangsa. Menurut dia Pancasila adalah alat pemersatu bangsa. Karena itu eksistensi Pancasila harus dijaga sampai kapan pun.

"Kita tahu Pancasila itu memang merekat. Kalau Pancasila ditiadakan bangsa ini akan hancur. Dia pemersatu, Bhinneka Tunggal Ika," ucapnya.

Ijtima Ulama

Sebelumnya diberitakan, wacana NKRI Bersyariah ini muncul dalam rekomendasi Ijtima Ulama IV yang digelar di Sentul, Bogor, beberapa waktu lalu. Prinsip NKRI bersyariah itu harus berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Baca juga: Istana soal Ijtima Ulama IV: Kita Bukan Negara Islam!

Namun, Ijtimak Ulama IV juga mempertimbangkan bentuk NKRI adalah amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan dan kemanusiaan.

Dengan pertimbangan itu, Ijtimak Ulama IV meminta seluruh komponen masyarakat untuk menolak kebangkitan paham marxisme, leninisme, komunisme, maoisme dalam bentuk apapun dan cara apapun. Ijtimak Ulama IV juga menyarankan bentuk negara NKRI bersyariah.

"Mewujudkan NKRI syariah yang berdasarkan Pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan dan batang tubuh Undang-undang Dasar 1945 dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi agar diimplementasikan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara," kata Penanggung Jawab Ijtimak Ulama IV, Yusuf Muhammad Martak di Bogor pada Senin 5 Agustus 2019.

(wal)

Berita Terkait

Pilpres 2019

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini