nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tangkal Kejahatan Siber, BSSN Berharap RUU KKS Segera Disahkan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 13:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2090831 tangkal-kejahatan-siber-bssn-berharap-ruu-kks-segera-disahkan-UsqGN5lfui.jpg Kepala BSSN, Letjen TNI (purn) Hinsa (foto: Fadel/Okezone)

JAKARTA - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian berharap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keamanan dan Ketahanan Siber (KKS) segera disahkan pada tahun ini. Hal itu untuk mengantisipasi serangan dari dunia luar yang datang melalui internet.

"Semua perlu terus waspada terhadap potensi serangan siber atau Cyber Awareness. Tanpa kesadaran siber yang gigih niscaya tidak mungkin kita semua mewujudkan ketahanan siber," kata Hinsa dalam Diskusi Publik dan Simposium Nasional RUU KKS di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019).

 Baca juga: Jokowi Lantik Hinsa Siburian Jadi Kepala BSSN

Menurut dia, keberadaan RUU KKS sangat diperlukan untuk menangkal datangnya kejahatan siber dari negara lain. Sebab, bila pengesahan RUU KKS terus molor, maka akan membuat jaringan internet Indonesia kian mudah dibobol.

"RUU KKS yang inisiasi dan selesai di bahas oleh DPR telah disampaikan ke pemerintah. Kami memiliki kepentingan agar RUU tersebut dapat segera disahkan," ujarnya.

 Hacker

Sementara itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo, menyatakan bahwa pihaknya akan mendorong RUU KKS untuk disahkan pada 2019. Ia mengaku telah menerima kerangka naskah akademik RUU KKS tersebut.

"Kami mendorong RUU ini selesai sebelum masa periode DPR selesai September (2019) ini. Naskah akademiknya sudah selesai dan sudah memperoleh masukan dari berbagai pihak," kata dia.

 Baca juga: BSSN Dorong Penyelenggara Sistem Elektronik Terapkan ISO 27001

Ia menilai, tujuan utama dari RUU KKS adalah untuk melindungi segala aset yang Indonesia miliki dari kemungkinan serangan sabotase yang bisa menggangu keutuhan NKRI.

"Saya tidak bisa bayangkan. Peralatan canggih yang kita beli, dihack dari luar, diremot dari luar. Tantangan bukan mudah, semakin maju teknologi, semakin berat. Tugas BSSN juga menjaga kedaulatan siber space," ujarnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini