nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kongres V PDIP Menekankan Pancasila sebagai Jiwa Bangsa

Abdul Rochim, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 10:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 12 337 2090726 kongres-v-pdip-menekankan-pancasila-sebagai-jiwa-bangsa-AVaWVSwIja.jpg Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. (Foto: Abdul Rochim)

JAKARTA – Kongres V PDIP dan seluruh rangkaiannya telah berakhir pada Minggu 11 Agustus 2019. Ada sejumlah keputusan penting yang dihasilkan. Di antaranya menetapkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum serta struktur lengkap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Periode 2019–2024.

Namun, ada hal penting lainnya yang ditekankan dari pelaksanaan Kongres V PDIP yakni menekankan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa yang dijabarkan dalam Trikarsa.

Baca juga: PDIP Ingin MPR Jadi Lembaga Tertinggi Negara 

Pertama, Pancasila sebagai pedoman kehidupan, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kedua, Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan di segala bidang kehidupan; baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, maupun bidang lingkungan hidup dalam politik legislasi, politik anggaran, dan politik pengawasan.

Kongres V PDIP. (Foto: Abdul Rochim)

"Ketiga, Pancasila yang hidup dan menghidupi rakyat dalam bidang prioritas yakni sandang, pangan, papan, pendidikan, tenaga kerja dan jaminan sosial, infrastuktur dan lingkungan hidup, agama, kepercayaan, mental spiritual dan kebudayaan," ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (12/8/2019).

Baca juga: Megawati Ingin Pemilihan Ketua MPR Aklamasi 

Ia mengatakan, semangat berkebudayaan Indonesia diangkat secara khusus dalam Kongres V PDIP.

"Sebab kesejatian politik terletak pada wajah kebudayaan. Dalam wajah kebudayaan ini politik menempatkan perjuangan kemanusiaan sebagai hal yang hakiki. Masyarakat adil dan makmur, bebas dari penjajahan, termasuk di ranah ekonomi, merupakan wujud dari nilai kemanusiaan," paparnya.

Karakter masyarakat Indonesia yang sebenarnya, kata Hasto, adalah menjunjung tinggi kerukunan, sikap toleran, disiplin, dan kesetaraan warga negara yang merupakan cermin dari penghormatan nilai kemanusiaan.

Baca juga: Jokowi Diminta Beri Kesempatan Putra Papua dalam Kabinet kerja Jilid II 

"PDIP menempatkan kebudayaan sebagai esensi pokok nasionalisme yang berkepribadian Indonesia," tuturnya.

Ketum Megawati Soekarnoputri di Kongres V PDIP. (Foto: PDIP)

Hasto yang kembali dipercaya sebagai sekjen mengatakan bahwa Indonesia harus berbangga dengan warisan kebudayaan Nusantara yang begitu berwarna, indah, penuh daya cipta, rasa, dan karsa.

Baca juga: Kongres Usai, Megawati Minta Kader PDIP Langsung Kerja 

"Lihatlah dari aspek yang sederhana, keanekaragaman makanan Nusantara dengan bumbu-bumbuan yang beraneka citarasa, terlengkap di dunia. Ini adalah capaian kebudayaan yang seharusnya diangkat dan menjadi wajah politik Indonesia. Maka, esensi pokok Kongres V PDIP adalah Pancasila dalam seluruh ruang ekspresi kebudayaan Indonesia," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini