nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indahnya Toleransi ala Gereja Katedral dan Masjid Istiqlal

Salman Mardira, Jurnalis · Sabtu 10 Agustus 2019 19:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 10 337 2090295 indahnya-toleransi-ala-gereja-katedral-dan-masjid-istiqlal-ouYYk8MkFo.jpg Masjid Istiqlal, Jakarta (Okezone)

LETAK Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang berdekatan menjadi simbol indahnya toleransi beragama di Indonesia. Sikap saling menghormati dalam beribadah dan saat memperingati hari-hari besar keagamaan terus dipertahankan sampai kini.

Minggu 11 Agustus besok, umat Islam di Tanah Air merayakan Idul Adha 1440 Hijriah. Istiqlal di Jakarta Pusat menggelar Salat Id pada paginya dan ratusan ribu jamaah akan datang ke masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

Di Gereja Katedral sayogianya tiap Minggu pagi ada ibadah Misa. Namun, karena waktunya bersamaan dengan Salat Idul Adha, pengurus gereja sepakat menggeser jadwal Misa besok setelah pelaksanaan Salat Id di Masjid Istiqlal.

Menurut Humas Gereja Katedral Jakarta dan Keuskupan Agung Jakarta, Susyana Suwadie, ini sebagai bentuk dukungan penuh untuk menciptakan kehidupan toleransi dan hidup berdampingan yang amat harmonis antara Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal.

“Gereja Katedral Jakarta ingin turut serta memberikan bentuk nyata dukungan dalam hal mengatur jadwal Misa atau ibadat pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada Minggu 11 Agustus 2019,” kata Susyana, Sabtu (10/8/2019).Katedral Jakarta

Gereja Katedral Jakarta (Okezone)

Misa Minggu yang biasanya diadakan tiga kali pada pagi hingga siang yaitu pukul 06.00, 08.00 dan pukul 10.30 WIB, khusus besok diubah menjadi pukul 10.00 dan 12.00 WIB. Untuk Misa sore tetap seperti jadwal biasa.

“Pengaturan jadwal Misa ini guna memberikan keleluasaan bagi saudara-saudari yang akan melaksanakan Salat Idul Adha,” ujar Susyana.

“Apalagi saat ini juga tengah berlangsung pembangunan renovasi di Masjid Istiqlal, maka kami pun mnenberikan dukungan berupa penyediaan area di lapangan parkir Gereja Katedral Jakarta untuk dapat dipergunakan sebagai area parkir bagi saudara-saudari yang melaksanakan Salat Idul Adha.”

Sikap seperti ini memang bukan hal baru. Di mana saat umat Nasrani memperingati hari besarnya seperti Natal, pengurus Masjid Istiqlal juga memberikan area parkirnya untuk digunaan sebagai area parkir kendaraan jemaat Gereja Katedral.

Contohnya saat malam jelang Hari Raya Natal 2018. Umat Nasrani ramai ke Katedral untuk ibadah Misa. Pengelola Masjid Istiqlal pun memberikan lahannya digunakan sebagai parkir jemaat gereja.

“Itu sudah biasa setiap tahunnya, kami persilakan bagi jamaah untuk menggunakan lahan parkir di Masjid Istiqlal,” kata Kepala Bagian Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah.Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal (Okezone)

Bukan hanya area parkir, fasilitas lain seperti toilet di Masjid Istiqlal juga bisa dipakai. “Mungkin bagi yang mau ke toilet silahkan, bagi yang mau isitirahat juga silahkan dan juga kalau ingin meminta bantuan petugas masjid untuk tak sungkan,” lanjut Abu Hurairah.

Pernah juga saat pelaksanaan ibadahnya berbarengan antara Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal, jamaah kedua rumah ibadah saling berbagi tempat parkir.

Misalnya pada Jumat 19 April 2019, umat Katolik melaksanakan ibadah Trihari Suci di Katedral dalam rangka Hari Paskah. Sedangkan dalam waktu bersamaan, warga Muslim Salat Jumat berjamaah di Istiqlal.

Saat itu, jemaat Katedral membeludak. Maka sebagian di antaranya memarkirkan kendaraannya di area Istiqlal yang memang sudah disediakan. Sementara jamaah Salat Jumat di Istiqlal sama sekali tak terganggu area parkir masjid digunakan jemaat gereja.

Mereka tetap saling menghormati kusyuk dengan ibadahnya masing-masing. Di Masjid Istiqlal, suara azan berkumandang lalu jamaah larut mendengar khotbah dilanjutkan salat Jumat. Dalam waktu bersamaan, di Katedral, lektor gereja membaca sabda Tuhan dari Alkitab lalu jemaat larut dengan nyanyian puji-pujian.

Presiden Jokowi dalam silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebelumnya mengatakan, Istiqlal dan Katedral dibangun saling berdekatan oleh pendiri bangsa tujuannya untuk menunjukkan simbol persatuan Indonesia.

“Itu sebagai simbol, itu sebagai cermin, sebagai harapan kita semuanya untuk selalu hidup berdampingan, hidup rukun, hidup harmonis, hidup damai,” kata Jokowi.

Kurban

Nah, selain menggeser jadwal Misa dan memberikan areanya sebagai tempat parkir, Gereja Katedral hari ini juga menyerahkan seekor sapi untuk Masjid Istiqlal sebagai bentuk partisipasi kurban.Sapi Katdral untuk Istiqlal

Penyerahan sapi dari Gereja Katedral untuk Masjid Istiqlal (Istimewa)

Sapi secara simbolis diserahkan pemimpin di Gereja Katedral Romo Hani Rudi Hartoko kepada Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal KH Asep Saepudin.

“Kita ikut partisipasi kurban satu ekor sapi, semangat solidaritas dan saling berbagi dalam kebersamaan dan persaudaraan. Hal yang biasa dan semestinya dalam hidup bertetangga sebagai sesama anak bangsa. Ikut membangun kebersamaan yang semakin baik,” ujar Romo Hani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini