nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indisipliner di Kongres, PDIP Copot 3 Pengurus DPC

Abdul Rochim, Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 20:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 09 337 2090040 indisipliner-di-kongres-pdip-copot-3-pengurus-dpc-XubdS4pU1W.jpg Ketua Pelaksana Kongres I Wayan Koster (Foto: Abdul Rochim)

DENPASAR - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan surat pencopotan tiga kadernya dari kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Mereka dianggap melakukan tindakan indisipliner berat selama pelaksanaan Kongres V di Sanur, Denpasar, Bali.

Ketua Pelaksana Kongres I Wayan Koster mengatakan, sebenarnya ada 60 kader yang melakukan tindakan indisipliner selama pelaksanaan kongres.

"Iya betul ada sekitar 60 orang yang tidak disiplin ikuti jadwal acara kongres, baik sidang komisi maupun sidang paripurna," ujar Wayan Koster kepada wartawan di arena Kongres, Hotel Grand Inna Bali Beach, Jumat (9/8/2019).

Baca Juga: Kunjungi Pameran Foto, Megawati Kepincut Gambar Prabowo Memegang Perut 

Dari 60 orang tersebut, ada tiga kader yang dinilai melakukan pelanggaran berat karena menggunakan tanda pengenal dengan identitas yang berbeda dengan dirinya alias palsu.

"Maka langsung dicabut oleh pecalang. Karena menggunakan nama orang lain maka langsung dibebastugaskan," paparnya.

 Kongres PDIP

Mereka langsung dipecat dari kepengurusan DPC tetap menjadi anggota partai biasa. "Ada dari Kalimantan, Jambi atau mana lupa, ada tiga. Tetap kader, tidak dipecat, hanya dibebaskan dari tugas sebagai ketua DPC dan bendahara DPC," katanya.

Baca Juga: Rekomendasi Kongres V PDIP: Pemilu Serentak Diatur Ulang 

Wayan yang juga menjabat Gubernur Bali ini mengatakan, tindakan tegas diambil partainya agar ke depan kader partai bisa lebih disiplin dan tertib dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian.

"Ini kan kongres datang ke Bali sesuai arahan ketum. Itu sudah disampaikan saat malam budaya, tidak boleh pergi tinggalkan acara kongres. Ini bukan pertama. Kongres lalu juga terjadi seperti itu tapi tidak sampai ada pembebastugasan," tuturnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini