nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masyarakat Indonesia Dinilai Setuju Habib Rizieq Pulang

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 09 Agustus 2019 19:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 09 337 2089998 masyarakat-indonesia-dinilai-setuju-habib-rizieq-pulang-Vk4KwX4JCA.jpg Habib Rizieq Shihab (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebagian besar masyarakat Indonesia dinilai setuju Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab pulang ke Tanah Air.

Berdasarkan hasil temuan lembaga survei Cyrus Network sebesar 33,3% responden setuju jika pemerintah berperan aktif dan ikut membantu pemulangan tokoh Aksi Bela Islam itu.

Managing Director Cyrus Network, Eko Dafid Alfianto menyampaikan hanya sebagian kecil masyarakat yang menolak kepulangan Habib Rizieq. Dari surveinya didapati hasil 2,6 persen responden yang sangat menolak kepulangan Habib Rizieq.

"Sisanya tidak setuju itu ada 15,1 persen, yang berpikir biasa saja 24,2 persen, dan sisanya tidak tahu atau tidak mau menjawab," ujar Eko dalam rilis temuannya di Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Eko menerangkan, pihaknya juga menemukan sebanyak 58% responden menyetujui upaya yang dilakukan oleh pemerintahan untuk membubarkan organisasi yang dinilai bertentangan dengan Pancasila, seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Habib

Baca Juga: Habib Rizieq Dituding Serobot Doa, FPI: Dubes Arab Saudi Harus Minta Maaf

Menurut Eko, hanya ada sekitar 0,3 persen responden yang mengaku sangat tidak setuju jika pemerintah membubarkan HTI. Sisanya berpikir biasa saja, dan tidak ingin menjawab.

"Banyak yang setuju, sementara yang mengaku sangat tidak setuju bahkan kurang dari satu persen," tutur dia.

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) enggan terlalu mengomentari banyaknya masyarakat yang berharap pemerintah bisa memulangkan Habib Rizieq. Namun, kata dia, bila semua pihak akur maka negara akan semakin maju.

"Prinsipnya kalau negara akur. Kita akan lebih aman dan maju," ucap Bamsoet.

Cyrus Network melaksanakan Survei Nasional Pasca-Pemilu pada tanggal 22-28 Juli 2019. Survei ini mengambil sampel 1.230 responden di 34 provinsi di Indonesia. ngkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar +/3 persen.

(edi)

Berita Terkait

FPI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini