Kronologi OTT Politikus PDI-P Terkait Kasus Dugaan Suap Impor Bawang

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 08 Agustus 2019 23:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 08 337 2089611 kronologi-ott-politikus-pdi-p-terkait-kasus-dugaan-suap-impor-bawang-uTMk6tGX3f.jpg KPK konferensi pers soal OTT suap impor bawang bawang putih, Kamis (8/8/2019). (Foto : Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019, sejak Rabu malam hingga Kamis, 7-8 Agustus 2019. Tim mengamankan 13 orang dalam operasi senyap di daerah Jakarta tersebut.

‎"Dalam kegiatan tangkap tangan ini, KPK mengamankan 13 orang di Jakarta," kata Ketua KPK, Agus Rahardjo saat konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Awalnya, tim mengamankan 11 orang pada Rabu, 7 Agustus 2019 di daerah Jakarta. Sebelas orang tersebut yaitu, orang kepercayaan anggota Komisi VI DPR Fraksi PDI-P I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri serta tujuh pihak swasta yaitu, Chandry Suanda alias Afung, Doddy Wahyudi, Elviyanto, Zulfikar, Lalan Sukma, Nino, Syafiq, dan Made Ayu.‎ Sementara dua orang lainnya yakni sopir.

Kemudian, tim kembali mengamankan dua orang lainnya pada Kamis, 8 Agustus 2019. Dua lainnya ialah anggota Komisi VI DPR fraksi PDI-Perjuangan, I Nyoman Dharmantra dan Sekretaris Money Changer Indocev, Ulfa.

KPK konferensi pers soal OTT kasus suap impor bawang. (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

Dari tangan orang kepercayaan I Nyoman, tim mengamankan uang sebesar 50 ribu dolar Amerika Serikat.‎ Dari tangan Doddy Wahyudi, tim mengamankan bukti transfer dari rekeningnya ke rekening seorang kasir di Money Changer Indocev sebesar Rp2,1 miliar.

‎Tim mengamankan kesebelas orang tersebut di beberapa lokasi yang berbeda. Sementara I Nyoman ditangkap saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, setelah melakukan perjalanan dari Bali. Sementara Ulfa diamankan di kantornya daerah Jakarta Barat.

Setelah melakukan pemeriksaan 1x24 jam dan gelar perkara, KPK menetapkan enam orang sebagai tersangka. Enam tersangka tersebut yakni, Afung, Doddy Wahyudi, dan Zulfikar. Ketiga diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sementara tiga lainnya yang diduga sebagai pihak penerima suap, yaitu I Nyoman Dhamantra, Mirawati Basri, dan Elviyanto. Keenamnya dijerat kasus dugaan suap pengurusan izin impor bawang putih tahun 2019.


Baca Juga : Terjerat Kasus Suap Bawang, Nyoman Dhamantra Langsung Dipecat Megawati

Sebagai pihak pemberi suap, Afung, Doddy dan Zulfikar disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebagai pihak penerima suap, I Nyoman Dhamantra, Mirawati, dan Elviyanto ‎disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


Baca Juga : KPK Tetapkan Politikus PDIP Tersangka Kasus Impor Bawang Putih

(erh)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini