nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Baru RI, Jokowi Pilih Kaltim, Kalteng atau Kalsel?

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 14:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 08 337 2089378 ibu-kota-baru-ri-jokowi-pilih-kaltim-kalteng-atau-kalsel-0Xu9uyW7I2.jpeg Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum memutuskan di mana lokasi pasti letak Ibu Kota RI yang baru pengganti Jakarta, meski sudah beberapa kali menegaskan akan dipindah ke Kalimantan. Alasannya masih dikaji.

Sejauh ini, Jokowi hanya menyebut tiga provinsi yang masuk calon Ibu Kota baru Indonesia. Dan dia sudah meninjau ke sana.

“Ibu kota negara kita akan pindah. Letaknya di Pulau Kalimantan. Di mana pastinya, sejauh ini telah mengerucut ke salah satu provinsi: bisa di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan,” katanya seperti diunggah dalam akun Instagram @jokowi, Kamis (8/8/2019).

Menurutnya, segala aspek dalam proses pemindahan itu -- skema pembiayaan, desain kelembagaan, payung hukum regulasi mengenai pemindahan ibu kota -- sedang dikaji secara mendalam dan detail, sehingga keputusan nanti benar dalam visi ke depan kita.

 Ibu Kota

“Pengalaman negara-negara lain dalam pemindahan ibu kota juga dipelajari untuk kita antisipasi hambatannya. Sebaliknya, faktor-faktor kunci keberhasilan yang bisa kita adopsi, kita adaptasi,” tulis Jokowi.

Dalam memutuskan pemindahan ibu kota ini, posisi saya bukan sebagai kepala pemerintahan, tetapi sebagai kepala negara. Kita harus melihat visi besar berbangsa dan bernegara untuk 10 tahun, 50 tahun, 100 tahun yang akan datang.

Baca juga: Jokowi Umumkan Lokasi Ibu Kota Baru saat Sidang Tahunan MPR?

Pada Selasa 6 Agustus lalu, Jokowi memimpin rapat terbatas membahas kelanjutan rencana pemindahan Ibu Kota. Jokowi berjanji segera mengumumkan lokasi pasti pembangunan Ibu Kota baru Indonesia setelah selesai pengkajian.

Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, pembangunan Ibu Kota baru masuk dalam proyek tahunan atau multiyers. Pembangunan dimulai pada 2020.

"Ini multiyears. Pasti ada yang 2020, tapi tahap awal. Land clearing dan penyiapan infrastruktur dasar. Terpenting kita sudah tahu akan berapa yang masuk," kata Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Bambang memastikan, Jokowi akan menyampaikan lokasi pemindahan ibu kota dalam waktu dekat. Ia pun tak menampik Kepala Negara akan mengumumkan pemindahan ibu kota tersebut saat sidang tahunan bersama MPR/DPR pada 16 Agustus 2019.

"Ya tentunya akan disampaikan kepada DPR, cuma forumnya apa kan, forum bertemu DPR kan tidak terbatas pada 16 (Agustus)," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Ibu kota pindah

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini