nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-OTT KPK, Fadli Zon Sebut Kebijakan Impor Banyak Masalah

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 14:25 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 08 337 2089360 pasca-ott-kpk-fadli-zon-sebut-kebijakan-impor-banyak-masalah-QPgZT2Q8Nz.jpg Wakil Ketua DPR Fadli Zon (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap impor bawang. Salah satu yang ditangkap adalah orang kepercayaan oknum anggota DPR dan seorang importir.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon tak memungkiri ada masalah pada impor bawang. Banyak orang yang berusaha mencari keuntungan lebih dalam kebijakan impor bawang tersebut.

"Ya, kalau menurut saya impor-impor ini banyak masalah. Karena di dalam setiap impor itu seringkali terjadi perburuan rente. Perburuan rente itu terkait harga yang memang disparitasnya cukup tinggi dan menurut saya ini yang sebenarnya kami sangat sayangkan," kata Fadli di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Baca Juga: KPK Juga Sita Uang Dollar Amerika dari "Tangan Kanan" Anggota DPR 

Ilustrasi

Kebijakan itu sendiri, kata dia, banyak merugikan para petani bawang di Indonesia. Begitu juga petani-petani yang lain seperti petani beras, jagung gula dan sebagainya.

"Jadi, pemerintah ini harus lebih konsisten lah, kebijakan impor itu sangat tinggi moral hazardnya. Saya melihat itu dari sisi policy-nya saja pemerintah memberi ruang kepada impor bawang ini dan implikasinya seperti sekarang ini," tutur Fadli.

Fadli mengaku baru mengetahui adanya OTT dari informasi pemberitaan di media masa. Sehingga pihaknya memilih menunggu keterangan lanjutan dari KPK.

"Ya nanti kita tunggu lah perkembangan selanjutnya sampai sejauh mana, apa yang terjadi, nanti setelah ada pengumuman resmi nanti kita lihat," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK mengamankan 11 orang di daerah Jakarta Selatan pada Rabu 7 Agustus 2019 malam hingga Kamis dini hari tadi dalam OTT terkait suap impor bawang. Salah satu yang diamankan "tangan kanan" atau orang kepercayaan anggota DPR serta pengusaha importir.

"Sebelas orang terdiri dari unsur swasta, pengusaha importir, sopir, dan orang kepercayaan anggota DPR, serta pihak lain‎," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi.

Baca Juga: KPK OTT di Jakarta, Komisi VI DPR Jelaskan Pembahasan soal Impor Bawang Putih

Berdasarkan pantauan Okezone, Tim KPK mengamankan sejumlah pihak secara bertahap sejak Rabu malam sekira pukul 22.‎14 WIB ke dalam area Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini