nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK OTT di Jakarta, Komisi VI DPR Jelaskan Pembahasan soal Impor Bawang Putih

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 08 Agustus 2019 11:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 08 337 2089276 kpk-ott-di-jakarta-komisi-iv-dpr-jelaskan-pembahasan-soal-impor-bawang-putih-0PC1YlTPwJ.jpg Ilustrasi Gedung DPR di Senayan, Jakarta (foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT), kali ini penangkapan dilakukan terhadap 11 orang terkait dugaan suap importir bawang. Suap diduga ditujukan kepada salah satu anggota DPR RI komisi yang bertugas di bidang perdagangan.

KPK belum menyebut siapa nama anggota DPR RI yang dimaksud, namun berdasarkan tugas yang mengurusi bidang tersebut adalah Komisi VI DPR.

Baca Juga: KPK Juga Sita Uang Dollar Amerika dari "Tangan Kanan" Anggota DPR 

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir mengatakan sudah mengetahui adanya informasi OTT tersebut namun pihaknya tidak tahu siapa anggota DPR yang dimaksud KPK itu.

"Iya, tapi siapa ya (orangnya)," kata Inas kepada Okezone, Kamis (8/8/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Inas mengakui, memang ada pembahasan perihal impor bawang di Komisi VI DPR RI. Namun, pembahasan itu sudah lama sekali dilakukan.

"Pernah ada tapi sudah lama sekali. Kalau enggak salah tahun lalu ketika ramai diberitakan tentang import bawang putih," ungkapnya.

Kendati begitu, politisi Partai Hanura ini menjelaskan, bahwa tugas DPR dalam hal ini tidak terlepas dari persoalan legislasi, budgeting, dan pengawasan. Adapun kebijakan yang dilakukan pemerintah seperti impor bawang itu tidak melalui DPR.

"Izin import adalah kewenangan Kemendag dan tidak perlu sepengetahuan DPR. Kebijakan yang dilakukan pemerintah tidak melalui DPR. DPR hanya mengkritisi kebijakan pemerintah tersebut," ucapnya.

Baca Juga: KPK Periksa Intensif 11 Orang yang Kena OTT Terkait Impor Bawang Putih 

Diketahui sebelumnya, dalam OTT ini KPK mengamankan 11 orang di daerah Jakarta Selatan pada Rabu 7 Agustus 2019 malam hingga Kamis dini hari tadi. Salah satu yang diamankan dalam OTT tersebut yakni "tangan kanan" atau orang kepercayaan anggota DPR serta pengusaha importir.

"Sebelas orang terdiri dari unsur swasta, pengusaha importir, sopir, dan orang kepercayaan anggota DPR, serta pihak lain‎," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi.

Berdasarkan pantauan Okezone, Tim KPK mengamankan sejumlah pihak secara bertahap sejak Rabu kemarin sekira pukul 22.‎14 WIB ke dalam area Gedung Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini