Jokowi: Persatuan Jadi Kunci Masa Depan ASEAN

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 08 Agustus 2019 10:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 08 337 2089226 jokowi-persatuan-jadi-kunci-masa-depan-asean-UIqNbwTL5b.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa persatuan negara-negara di Asia Tenggara akan menjadi kunci bagi Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) untuk lebih berperan di dunia. Itulah yang menjadi salah satu tantangan organisasi ini.

"Semua orang tahu tantangan ASEAN sangat besar. ASEAN juga sangat majemuk. Baik dari sisi ekonomi, sistem politik, dari agama, dan dari sisi etnis. Sekali lagi persatuan ASEAN menjadi kunci bagi masa depan ASEAN," kata Jokowi di gedung baru Sekretariat ASEAN, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN 

Menurut Jokowi, saat ini persatuan negara-negara Asia Tenggara juga semakin kukuh. Sehingga, ia meyakini kekuatan tersebut akan mempertahankan peran sentral ASEAN.

Presiden Jokowi. (Foto: Setkab)

"Ke depan tantangan ASEAN untuk 50 tahun tidaklah mudah. Tarik-menarik antara kekuatan besar dipastikan akan semakin tajam. Sementara di negara kita masing-masing, rakyat akan terus bertanya manfaat ASEAN bagi rakyat ASEAN," tambah Jokowi.

Baca juga: Indonesia Tegaskan ASEAN Tidak Mau Menjadi Tempat Sampah Negara Lain 

Mantan gubernur DKI Jakarta ini juga mengajak pemimpin negara-negara ASEAN untuk mempertahankan reputasi dan eksistensi. Selain itu, ASEAN harus mampu merespons perubahan teknologi yang sangat cepat.

"Semua bergerak cepat. ASEAN harus bergerak dengan cepat dan solid sebagai tuan rumah," papar Kepala Negara.

Jokowi menambahkan, Indonesia akan berusaha memfasilitasi ASEAN dalam bekerja secara cepat dan solid, serta efektif dan efisien. Melalui pemikiran itulah Pemerintah Indonesia membangun gedung baru Sekretariat ASEAN.

Baca juga: Pemuda ASEAN Cetuskan Deklarasi Lombok Lawan Radikalisme atas Nama Agama 

Gedung baru ASEAN. (Foto: Kementerian PUPR)

"Gedung baru ini menunjukkan spirit baru ASEAN, mencerminkan The New ASEAN. Saya harap ke depan sebagian besar kegiatan ASEAN sudah selayaknya dilakukan di gedung ini. Hal ini akan mengurangi secara drastis biaya perjalanan yang harus dikeluarkan, terutama oleh Sekretariat ASEAN, dan juga para wakil tetap ASEAN," sambungnya.

"Uang perjalanan yang dibelanjakan selama ini dapat digunakan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat dalam kegiatan ASEAN lainnya," tambah Jokowi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini