Presiden Jokowi Resmikan Gedung Baru Sekretariat ASEAN

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 08 Agustus 2019 09:49 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 08 337 2089218 presiden-jokowi-resmikan-gedung-baru-sekretariat-asean-eAFHXQdqDa.jpg Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo meresmikan gedung baru Sekretariat Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) di Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/3019).

Ketika meresmikan, Jokowi pun mengenang saat menjabat Gubernur DKI Jakarta lantaran saat itu gedung lama Wali Kota Jakarta Selatan diminta untuk dijadikan sebagai perluasan gedung baru ASEAN.

"Sejak awal saya memiliki keterikatan pribadi dengan pembangunan ini. Karena itu, saya selalu pantau dari dekat pembangunan gedung ini," kata Jokowi.

Baca juga: Gedung Baru Sekretariat ASEAN

Menurut dia, perluasan Gedung Sekretariat ASEAN memang dibutuhkan guna menunjang misi perserikatan negara-negara yang ada di Asia Tenggara itu.

"Dalam 52 tahun ini, ASEAN telah dapat memainkan peran motor bagi perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan. Pada Juni 2019, para pemimpin ASEAN telah mengadopsi ASEAN outlook on pacific. Outlook ini merupakan sebuah pegangan dan sikap ASEAN yang menjawab dinamika di kawasan Indo-Pasifik," ujar Kepala Negara.

Gedung baru ASEAN. (Foto: Kementerian PUPR)

Ia mangatakan, ASEAN prihatin dengan menajamnya rivalitas negara-negara besar, dan semakin tingginya ketidakpercayaan antarsatu negara sama lain. Kemudian melemahnya multilateralisme dan sering dilanggarnya hukum-hukum internasional.

"Outlook ASEAN ini juga insya Allah juga akan dapat membangun momentum bagi upaya memperkuat strategi dan kerja sama yang saling menguntungkan," tambah Jokowi.

Baca juga: Perkokoh Toleransi Agama Pemuda ASEAN, Kemenpora Gelar AYIC 2019 

Dia berharap gedung baru ini bisa menambah peran ASEAN dalam menjadi jembatan nilai-nilai dialog dan kerja sama. Meski, kata Jokowi, mengambil peran tersebut bukan perkara mudah.

"Untuk terus dapat memainkan peran sentral ke depan, satu kunci utama yang harus dilakukan ASEAN adalah persatuan. ASEAN harus bersatu. Persatuan inilah yang mampu membuat ASEAN bertahan selama 52 tahun ini," tandasnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini