nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkat Dana Hibah Rp2,6 Miliar dari Google, Emak-Emak Akan Dapat Edukasi soal Hoaks

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Rabu 07 Agustus 2019 20:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 07 337 2089071 berkat-dana-hibah-rp2-6-miliar-dari-google-emak-emak-akan-dapat-edukasi-soal-hoaks-E7SN38FcVq.jpg Diskusi Mafindo (Foto: Sarah/Okezone)

JAKARTA - Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) berkomitmen untuk memberantas pemberitaan tidak benar atau hoaks. Salah satu target yang ingin dipaparkan mengenai bahaya akan hoaks adalah kaum ibu dan anak remaja.

Mafindo menganggap kalau ibu-ibu tercatat kaum yang menyumbang hoaks cukup banyak. Sedangkan anak remaja justru tidak mengetahui informasi tersebut benar atau tidak karena memiliki sikap cuek atau masa bodo.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Mafindo dan Google.org meluncurkan program Stop Hoax Indonesia. Program itu nantinya akan membuat serial video-video yang di dalamnya berisi akan konsekuensi dari penyebaran hoaks itu sendiri.

"Jadi video kita buat ini aktor utamanya adalah emak-emak. Jadi kami ingin supaya emak-emak yang nonton video ini supaya merasa dia seperti superhero, menjadi bagian dalam menghentikan hoaks ya," ujar Ketua Presidium Mafindo Septiaji Eko Nugroho, Rabu (7/8/2019).

"Jadi kita menanamkan value perlahan dalam video itu untuk supaya ibu-ibu tahu ini lho konsekuensi hoaks yang beredar. Dimulai dari contoh-contoh sederhana, kita pancing dengan dalam film itu nanti ada isu ikan lele, ada isu telur, vaksin, jadi kita mulai dengan sehari-hari," tambahnya.

Hoax

Baca Juga: Kasus Rahmat Baequni dan Perkara Hoaks Lain di Jabar Belum ke Jaksa

Oleh sebab itu, Mafindo akan mempertunjukkan video-video yang berisikan bahaya hoaks tersebut di 16 kota di Indonesia. Untuk mewujudkan program tersebut, Mafindo diberikan dana hibah oleh Google.org sebanyak US$189.000 atau Rp2,6 miliar.

"Series video ini dibuat untuk mengedukasi masyarakat gimana caranya untuk menginvestigasi, gimana caranya untuk mengenali ini hoaks atau enggak, trik and tipsnya itu apa saja," papar Public Policy dan Goverment Affair Manager Google Indonesia, Ryan Rahardjo.

Workshop paparan video-video tentang hoaks itu akan diadakan mulai bulan Agustus sampai November dengan targer jangkauan lebih dari 10.000 orang.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini