Polri Dalami Dugaan Pelanggaran Hukum dalam Mati Listrik Massal

Achmad Fardiansyah , Okezone · Rabu 07 Agustus 2019 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 07 337 2088870 polri-tak-pungkiri-kemungkinan-sabotase-dalam-mati-listrik-massal-1ndWICO9Wt.jpg Karo Penmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Mabes Polri melakukan penyelidikan atas pemadaman listrik secara massal di sebagian Pulau Jawa pada Minggu 4 Agustus 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, telah melakukan pendalaman penyebab pemadaman listrik massal yang diduga adanya unsur pelanggaran hukum.

"Faktor human, itu pun akan didalami. Sangat mungkin perbuatan melawan hukum mungkin ada sabotase," katanya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga: Fadli Zon Kritik Mati Listrik Massal Ciri Negara Salah Urus, PPP: Lebay 

Namun, hingga saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan atas hasil penyelidikan terkait penyebab pemadaman listrik massal tersebut.

"Artinya, tim butuh proses yang cukup panjang. Dari bukan hanya dari Mabes, tapi juga pakar dan ahli sesuai kompetensi masing-masing. Dari investigasi itu, baru dibuat kesimpulan," ucapnya.

Ilustrasi 

Berdasarkan keterangan sementara dari empat saksi yang juga merupakan pegawai PLN, kata Dedi, menyebutkan faktor alam menjadi dugaan penyebab terjadinya mati listrik massal.

"Yang dilakukan untuk penyelidikan awal dari hasil keterangan empat petugas PT PLN, salah satu faktornya penyebab utamanya alam. Karena di-assessment juga dari Semarang, perbatasan Jawa Tengah," katanya.

Baca Juga: Polri Selisik Faktor Kelalaian Terkait Mati Lampu Jabodetabek

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini