nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mbah Moen Wafat, PPP Gelar Salat Gaib dan Tahlil 7 Hari Berturut-turut

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 23:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 06 337 2088667 mbah-moen-wafat-ppp-gelar-salat-gaib-dan-tahlil-7-hari-berturut-turut-Qs6wjI0T2i.jpg Foto Istimewa

JAKARTA - DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar tahlil dan salat gaib untuk almarhum ulama kharismatik KH Maimun Zubair (Mbah Moen) di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/8/2019).

Tahlil bersama dan salat gaib ini dipimpin oleh pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum, KH Muhyidin Ishaq dan dihadiri Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa, Sekjen Arsul Sani, Waketum Mardiono, politisi senior PPP Emron Pangkapi, serta pengurus harian partai.

 Baca juga: Ketua DPR: Mbah Moen Sosok yang Meluruskan Ajaran Islam di Indonesia

Pengurus pusat partai berlambang kakbah ini menginstruksikan pengurus wilayah dan cabang di seluruh Indonesia untuk menggelar tahlil dan doa bersama untuk mendiang Mbah Moen yang merupakan Ketua Majelis Syariah PPP.

“Sehubungan dengan wafatnya Ketua Majelis Syariah DPP PPP, KH Maemoen Zubair, Selasa, 6 Agustus di Makkah Al-mukarramah, diharapkan untuk mengadakan Salat Gaib, Doa Bersama dan Pembacaan Tahlil di Sekretariat masing-masing,” demikian bunyi surat edaran yang ditandatangani Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa dan Sekjen Arsul Sani.

 Mbah Moen

Suharso menceritakan, Mbah Moen seperti sudah tahu akan meninggal dunia dan hendak berpamitan. Saat bertemu Mantan Wapres RI Hamzah Haz, ulama kharismatik itu beberapa kali memeluk dan mencium eks Ketum PPP tersebut.

"Mbah Moen memeluk dan mencium, memeluk dan mencium, memeluk dan mencium. Tidak seperti biasanya," cerita Suharso sambil terisak.

 Baca juga: Polda Jatim Gelar Salat Gaib Berjamaah untuk Mbah Moen

Mbah Moen, lanjut Suharso, juga sempat menarik dan memegang tangannya dengan erat pada pertemuan terakhir. Ia menganggap Mbah Moen seperti orang tuanya sendiri yang sangat dihormatinya.

 

Sementara itu, Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan, dirinya membicarakan masa depan Indonesia dan masa depan partai dengan Mbah Moen di pertemuan terakhirnya.

Arsul meminta minta kader PPP meneladani figur Mbah Moen dari banyak aspek. Pasalnya, Mbah Moen merupakan sosok yang lengkap.

Ia merupakan ulama besar yang juga politisi senior yang selalu ingin berjuang dan berkontribusi untuk kebaikan NKRI.

"Semoga beliau memperoleh maghfiroh-Nya, ampunan-Nya, seluruh amalan beliau mengantarnya sebagai orang sholeh," ucap Arsul.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini