nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tanggapan Gerindra Soal Hasil Keputusan Ijtima Ulama IV

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 07:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 06 337 2088175 tanggapan-gerindra-soal-hasil-keputusan-ijtima-ulama-iv-WhQBbC7YIS.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Partai Gerindra menilai keputusan Ijtima Ulama IV sangat bagus dan memiliki daya 'gedor' cukup besar dalam dinamika politik di Indonesia. Namun, Gerindra memiliki penilaian sendiri terkait dengan sikap ke pemerintah.

Salah satu poin keputusan Ijtima Ulama IV adalah menolak kekuasaan yang berdiri atas kecurangan dan kezaliman serta mengambil jarak dengan kekuasaan tersebut.

"Saya kira cukup besar ya daya gedornya. Kalau Gerindra punya penilaian sendiri terkait dengan sikap ke pemerintah. Bagaimanapun kan institusi yang berbeda dengan ulama. Bisa juga sama, bisa juga berbeda," kata politisi Gerindra, Andy Rahmad Wijaya kepada Okezone, Selasa (6/8/2019).

 Baca juga: Ini 8 Poin Ijtima Ulama IV: NKRI Syariah Berdasarkan Pancasila hingga Pemulangan Rizieq

Andy menuturkan, perhelatan Ijtima Ulama IV bisa dikatakan mengambil alih posisi gerakan masyarakat sipil yang saat ini dinilai nihil. Karena itu, keputusan ulama ini dinilai sangat bagus meskipun event politik sudah berakhir.

"Saya kira bagus ya, meskipun event politik sudah berakhir namun agenda ijtima memiliki daya dorong untuk ikut meluruskan program pemerintah khususnya menuju cita-cita masyarakat Indonesia yang adil dan makmur," ucapnya.

 Aksi 212

Selain mengambil jarak dengan kekuasaan zalim, Ijtima Ulama IV juga menyatakan menolak segala putusan hukum yang tidak memenuhi prinsip keadilan. Lalu juga meminta mencegah bangkitnya ideologi Marxisme, Komunisme, dan Leninisme.

Menolak segala bentuk tatanan ekonomi kapitalisme dan liberalisme di segala bidang termasuk penjualan aset negara terhadap asing dan memberikan kesempatan pribumi tanpa memandang suku dan agama untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

 Baca juga: PKB Minta Masyarakat Tak Terpengaruh Hasil Ijtima Ulama IV

Ijtima Ulama IV juga merekomendasikan pembentukan tim investigasi dan advokasi untuk mengusut tuntas tragedi terkait 500 petugas Pemilu yang meninggal tanpa autopsi dan lebih dari 11 ribu yang sakit serta ratusan warga yang terluka ditangkap dan disiksa pada aksi 21-22 Mei 2019.

Lalu menghentikan agenda pembubaran ormas Islam dan setiap kriminalisasi ulama maupun persekusi dai serta membebaskan semua ulama dan aktivis 212 beserta simpatisan yang ditahan dan dipenjara dari tuntutan. Serta memulangkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq tanpa syarat apapun.

Setelah itu, mewujudkan NKRI bersyariah berdasarkan Pancasila sebagaimana dalam pembukaan dan batang tubuh UUD 1945 dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi agar diimplementasikan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini