nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bakar Lahan Seluas 274 Hektare di Kubu Raya, Seorang Pria Ditangkap

Muhamad Rizky, Jurnalis · Sabtu 03 Agustus 2019 16:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 03 337 2087301 bakar-lahan-seluas-274-hektare-di-kubu-raya-seorang-pria-ditangkap-cmWJGfml0m.jpg Kebakaran lahan di Kubu Raya. (Foto: Ist)

JAKARTA – Seorang pria berinisial UB diamankan petuas Penegakan Hukum (Gakum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) karena diduga membakar lahan seluas 274 hektare di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Dirjen Gakkum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan pihaknya telah menugaskan para pengawas dan penyidik serta SPORC untuk melakukan pemantauan intensif di lapangan serta menindak tegas siapa pun yang terlibat.

Baca juga: BMKG Deteksi Sejumlah Titik Panas di Pulau Sumba, Flores, dan Alor 

"Kami sudah memberikan peringatan kepada pihak konsesi-konsesi yang terindikasi adanya titik panas untuk segera mencegah meluasnya karhutla di lokasi mereka. Kalau masih terjadi, kami akan lakukan penegakan hukum, termasuk pidana penjara dan ganti rugi," tegas Rasio Sani, di Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Ilustrasi kebakaran hutan. (Foto: Ist)

Sementara Kepala Balai Gakkum KLHK Kalimantan Subhan mengatakan penyidik KLHK telah menetapkan UB (46) sebagai tersangka kasus pembakaran lahan seluas 274 ha yang terdapat di Dusun Gunung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Penyidik mengamankan 1 korek api, 1 ban dalam motor bekas, 1 parang, sampel daun yang telah terbakar, dan barang bukti lainnya untuk mengungkap kasus ini.

Baca juga: 23 Kasus Kebakaran Hutan di Jatim Mayoritas karena Ulah Manusia 

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 69 Ayat (1) Huruf h juncto Pasal 108 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda paling sedikit Rp3 miliar serta paling banyak Rp 10 miliar.

Subhan menyampaikan kasus ini berawal saat Tim Intelligence Centre (Opsroom) Seksi Pontianak, Balai Gakkum Wilayah Kalimantan, memantau adanya titik panas di sekitar Dusun Gunung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Baca juga: Kebakaran Lahan Gambut Terjadi Dekat Tol Palembang-Indralaya 

Tim memverifikasi di lokasi di Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, dan menemukan lahan yang terbakar di wilayah Dusun Gunung Loncek, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, dengan luas total kurang lebih 274 ha.

Tim mendapati UB membuka lahan dengan menggunakan parang, kemudian mengumpulkan serasah hasil pembukaan lahan dan membakarnya dengan korek api merek Tokai. UB menambahkan, bahan bakar lainnya berupa ban dalam motor bekas.

Baca juga: Kebakaran Hutan Gunung Welirang Padam, Petugas Masih Bersiaga di Lokasi 

Dalam penanganan kasus ini, Penyidik Gakkum KLH terus berkoordinasi dengan KORWAS PPNS Polda Kalimantan Barat, dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat. Menindalanjuti perintah Dirjen Gakkum KLHK, Subhan menegaskan bahwa pihaknya terus mendalami keterlibatan pihak lain sebagai pendana.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini