nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi, Inilah saatnya Mencari Figur Menteri yang Down to Earth

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 03 Agustus 2019 11:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 03 337 2087192 jokowi-inilah-saatnya-mencari-figur-menteri-yang-down-to-earth-Dxfcc7LM14.jpg Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA – Joko Widodo-Ma’ruf Amin resmi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024. Saat ini mereka tengah mencari figur terbaik yang dapat dijadikan sebagai pembantunya. Pembantu Presiden atau biasa disebut menteri sepenuhnya ditentukan oleh Kepala Negara selaku pelaksana hak prerogatif.

Persoalan figur menteri yang dipilih Presiden acap kali menjadi sorotan di setiap masanya. Misalnya saja ketika dulu Presiden RI pertama Soekarno membentuk “kabinet gemuk” Dwikora II yang terdiri dari ratusan menteri. Pada masa itu, sejumlah menteri mencuri perhatian publik karena sikapnya yang tak biasa.

Sejumlah menteri di era Soekarno yang kerap mencuri perhatian publik antara lain, Ir Sutami, Oei Tjoe Tat, Hoegeng Iman Santoso, Adam Malik dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Kesemuanya memiliki karakter tersendiri ketika menjadi pelaksana roda pemerintahan.

 Presiden Jokowi

Sutami dikenal sebagai menteri termiskin karena kesederhanaannya. Sedangkan Oei Tjoe Tat menjunjung tinggi kemanusiaan karena sikapnya yang tidak ingin membeda-bedakan suku, agama, rasial, dan lainnya. Sementara itu, Hoegeng dikenal sebagai pribadi jujur, anti-korupsi serta beritegritas. Tak ayal hidupnya pas-pasan demi menjaga integritasnya.

Di sisi lain, Adam Malik terbilang menteri yang cukup sukses di era Orde Lama dan Orde Baru kendati hanya lulusan sekolah dasar (SD). Rendahnya tingkat pendidikan tak membuatnya berhenti menorehkan prestasi. Lalu Sultan Hamengkubuwono IX yang sudah melalang buana menduduki jabatan politik dikenal dengan keteladanannya.

Figur menteri di era Presiden Soekarno rupanya masih dibutuhkan di era kekinian. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Indra Hakim Hasibuan, mengatakan seorang menteri harus mampu ‘melihat ke bawah’ dan tidak membuat ‘sekat’ dengan masyarakat. Keteladanan menteri di era Presiden Soekarno mesti dicontoh menteri di era Presiden Jokowi.

“Calon-calon menteri bisa atau mau down to earth atau melihat ke bawah,” ujar Indra kepada Okezone, beberapa waktu lalu.

Kendati menteri adalah orang-orang pilihan Presiden, ia dinilai harus mampu menunjukkan kesederhanaannya karena sejatinya menteri adalah pelayan masyarakat. “Tidak membuat jarak antara masyarakat biasa ataupun masyarakat yang mempunyai kelas,” imbuh Indra.

 Presiden Jokowi

Lebih lanjut, Indra menuturkan, figur menteri Jokowi ke depan seyogianya bisa menginspirasi masyarakat luas sebagaimana yang dilakukan pada era Soekarno. Pembantu presiden mesti memiliki integritas, amanah, bersikap sederhana, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan global yang saat ini bergerak dinamis.

“Seharusnya sangat bisa menjadi inspirasi calon-calon menteri sekarang, kesederhanaan bukanlah berarti tidak punya apa-apa, tetapi bagaimana kita mensyukurinya,” jelas Indra.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini