nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berkaca Kasus Baiq Nuril, Menkumham Wacanakan Revisi UU ITE

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 23:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 02 337 2087111 berkaca-kasus-baiq-nuril-menkumham-wacanakan-revisi-uu-ite-wR2n84j1af.jpg Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menkumham Yasonna H. Laoly ingin merevisi Undang-Undang ITE lantaran berkaca kasus Baiq Nuril. Ia ingin duduk bersama dengan Menkominfo Rudiantara guna membahas wacana tersebut.

"Ya, jadi saya dan nanti dengan Menkominfo akan duduk bersama untuk melihat, untuk revisi dari undang-undang ITE. Tentunya pasti," kata Yasonna di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/8/2019).

Yasonna menyatakan, UU ITE telah direvisi sebelumnya. Hanya saja, kata dia, masih perlu disempurnakan.

"Ini kalau kita revisi lagi, kali kedua kita revisi. Memang setelah kita lihat pasti adalah yang harus kita sempurnakan," ujarnya.

Baca Juga: Anggota Komisi I DPR: Pasal 27 UU ITE Tidak Mungkin Dihapus

Ilustrasi

Yasonna menegaskan, UU ITE hanya direvisi sehingga tidak dihapus lantaran UU ITE dinilai masih dibutuhkan karena maraknya hoaks di media sosial.

"Tapi bukan berarti menghilangkan, karena kalau kita hilangkan itu juga persoalannya bisa gubrak juga nanti," ujarnya.

Politisi PDIP itu menambahkan, UU ITE merupakan jawaban dari maraknya hoaks di media sosial. Pasalnya, selama ini hoaks telah digunakan untuk merusak nama baik orang lain.

"Kita lihat sosial media dengan mudah digunakan untuk merusak karakter orang lain, maupun hoaks dan lain-lain, jadi itu yang kita lihat balance-nya seperti apa," ujarnya.

Baca Juga: Guru Les Jadi Tersangka Setelah Posting Status "Tak Usah Pasang Foto Presiden"

(Ari)

Berita Terkait

UU ITE

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini