nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Muhammadiyah Enggan Minta Jatah Menteri ke Jokowi, tapi Siap Beri Kadernya jika Dibutuhkan

Bramantyo, Jurnalis · Jum'at 02 Agustus 2019 06:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 01 337 2086645 muhammadiyah-enggan-minta-jatah-menteri-ke-jokowi-tapi-siap-beri-kadernya-jika-dibutuhkan-WffkOmhr32.jpg Dahlan Rais (Bramantyo/Okezone)

KARANGANYAR - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dahlan Rais menyatakan organisasinya enggan meminta jatah kursi menteri ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, jika Jokowi membutuhkan, Muhammadiyah siap memberikan kader terbaiknya untuk masuk ke Kabinet Kerja jilid II.

Menurut Dahlan Rais, Muhammadiyah terbuka kesempatan meminta jatah kursi menteri ke Jokowi, karena menjelang penyusunan kabinet, Jokowi kerap bertemu Muhammadiyah.

"Komunikasi menjelang penyusunan kabinet dengan Presiden selalu ada. Malah Pak Presiden, sepertinya, senang kalau diundang Muhammadiyah," kata Dahlan Rais di sela peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Papahan, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (1/8)2019).

 Muhammadiyah

Dia mengatakan Muhammadiyah memahami soal posisi menteri merupakan hak prerogatif Presiden, karena itulah Muhammadiyah tidak ikut-ikutan meminta jatah kursi menteri. Namun, bila diminta, Dahlan menyebutkan, Muhammadiyah siap memberikan kader-kader terbaiknya.

Baca juga: PBNU Minta Ma'ruf Amin Bentuk Kementerian Khusus Pesantren jika Jadi Wapres

"Butuh berapa (kader jadi Menteri). Butuh satu, dua, tiga, empat, Muhammadiyah siap. Bahkan 10 kursi menteri pun Muhammadiyah siap," ujar Dahlan sembari tertawa.

Baca juga: Jokowi: Parpol Sudah Diminta Ajukan Nama Menteri, Tapi Banyak yang Belum Kasih

Muhammadiyah, lanjut dia, akan tetap fokus berdakwah, enggan memikirkan soal jatah menteri.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini