nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri: Tim Teknis Pengusutan Kasus Novel Baswedan Mulai Bekerja Hari Ini

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 15:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 01 337 2086438 polri-tim-teknis-pengusutan-kasus-novel-baswedan-mulai-bekerja-hari-ini-yDIH7iyUKj.JPG Novel Baswedan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan, tim teknis pengusutan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan sudah mulai bekerja hari ini.

“Tim teknis sudah bekerja. Ini menunjukan komitmen Polri untuk mengungkap secepatnya terhadap kasus saudara NB (Novel Baswedan),” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2019).

Baca Juga: Tim Teknis Pengusutan Kasus Novel Baswedan Dibentuk, Bagaimana Tugasnya? 

Tim teknis yang langsung di bawah komando Kabareskrim Komjen Idham Azis akan berisikan 120 anggota Polri. Tim ini memiliki waktu kerja hingga 31 Oktober atau tiga bulan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tetapi, tim ini bisa diperpanjang tiga bulan lagi jika memang dibutuhkan.

“Kemudian, tim bekerja dari tanggal 1 Agustus hingga 31 Oktober artinya tiga bulan tahap pertama. Kemudian, kalau masih perlu diperpanjang 3 bulan lagi dievaluasi satu semester,” ujar Dedi.

Novel Baswedan 

Untuk ketua tim ini, lanjut Dedi, bakal dipimpin oleh Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Nico Afinta. Tim ini mempunyai beberapa Sub Tim yang akan membantu proses penyidikan seperti Sub Tim penyelidik, Sub Tim penyidik, Sub Tim introgrator, Sub Tim survilence, Sub Tim siber/IT, Sub Tim inafis, Sub Tim labfor dan Sub Tim Anev.

“SubTim Anev akan mengevaluasi hasil temuan daripada Sub Tim tersebut. Kemudian, timeline sudah dibuat,” ujarnya.

Baca Juga: Tim Teknis Diyakini Mampu Ungkap Kasus Novel Sesuai Perintah Jokowi 

Sebagaimana diketahui, tim teknis Polri dibentuk berdasarkan rekomendasi dari Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Novel Baswedan yang telah mengumpulkan fakta dalam enam bulan lalu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini