Prabowo Hadiri Kongres PDIP, Megawati Sedang Buka Pintu Gerindra Masuk Pemerintah

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Kamis 01 Agustus 2019 14:29 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 01 337 2086400 prabowo-hadiri-kongres-pdip-megawati-sedang-buka-pintu-gerindra-masuk-pemerintah-hvzeMJIll0.jpg Prabowo saat bersilaturahmi ke rumah Megawati (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menghadiri kongres kelima PDI Perjuangan di Bali pada 8-11 Agustus 2019. Kehadiran calon presiden (capres) di Pilpres 2019 mememberi sinyal positif bahwa Gerindra akan merapat ke pemerintah.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengamini adanya peluang Gerindra akan berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Sementara, kata dia, kubu Gondangdia yang dimotori NasDem tegas menolak masuknya Gerindra ke pemerintahan.

"Artinya Megawati terkesan membuka pintu masuknya Gerindra dalam koalisi Jokowi. Beda dengan kubu Gondangdia (Nasdem) yang tegas menolak itu. Ini akan memancing dinamika yang cukup serius di internal koalisi Jokowi soal bagaimana memperlakukan Gerindra," kata Adi kepada Okezone, Kamis (1/8/2019).

Prabowo dan Megawati

Menurut Adi, kehadiran Prabowo dalam acara penting PDIP tersebut merupakan bagian keseriusan Gerindra yang akan merapat ke pemerintahan. Sejauh ini partai pendukung Jokowi-Ma'ruf masih menerima kehadiran Gerindra tersebut.

"Ini juga dari tindak lanjut pertemuan (nasi goreng) lalu terutama pengertian jembatan bersama. Memang normatif ngomongnya tentang kebangsaan, ngomong tentang rekonsiliasi politik. Tapi pertemuan di Teuku Umar itu bukan perkara gampang," terang Adi.

Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Akan Hadiri Kongres V PDIP di Bali

Adi menilai Megawati, Prabowo, dan Jokowi telah sama-sama saling pengertian dan punya kesamaan visi dalam membangun bangsa ke depan. Meski selama ini terlihat bersaing, namun PDI dan Gerindra belakangan tampak mesra dan saling memuji.

"Prabowo hadiri pertemuan penting, ini adalah sinyalemen bahwa PDIP menginginkan Gerindra masuk koalisi," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini