KPK Geledah Rumah Iwa Karniwa di Cimahi

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 01 Agustus 2019 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 01 337 2086270 kpk-geledah-rumah-iwa-karniwa-di-cimahi-D2Ud4iyIu3.jpg Ilustrasi Korupsi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kediaman Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa, pada hari ini. Rumah Iwa Karniwa yang digeledah tim berada di Cimahi, Jawa Barat.

"Setelah melakukan penggeledahan di dua lokasi kemarin, hari ini tim datangi rumah tersangka IWK di Cimahi untuk lakukan penggeledahan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Kamis (1/8/2019).

Sebelumnya, tim lebih dulu menggeledah ruang kerja Iwa Karniwa di Gedung Sate, Jawa Barat, pada Rabu, 31 Juli 2019, kemarin. Dari penggeledahan tersebut, tim menyita dokumen dan barang bukti elektronik yang berkaitan dengan Raperda RDTR Kabupaten Bekasi tahun 2017.

Tak hanya ruang kerja Iwa Karniwa, KPK juga melanjutkan penggeledahan di kantor Dinas Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat, kemarin. Belum diketahui apa saja yang disita dari kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar.‎

KPK

Baca Juga: KPK Geledah Ruang Kerja Sekda Jabar Terkait Suap Proyek Meikarta

Serangkaian penggeledahan tersebut dilakukan berkaitan dengan kasus dugaan suap pengurusan izin mega proyek Lippo Group, Meikarta di Cikarang, Jawa Barat.

KPK sendiri telah menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jawa Barat (Jabar), Iwa Karniwa (IWK) sebagai tersangka pengembangan kasus dugaan suap pengurusan izin mega proyek Lippo Group, Meikarta di Cikarang.

Iwa Karniwa diduga menerima suap Rp900 juta untuk mengurus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bekasi yang masih berkaitan dengan proyek Meikarta.

Uang tersebut disinyalir berasal dari PT Lippo Cikarang‎ yang diserahkan ke Iwa Karniwa melalui perantara mantan Kabid Pentaaan Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi Nurlaili. Neneng sendiri sudah divonis bersalah terkait perkara suap pengurusan izin Meikarta.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini