nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Geledah Rumah Aspidsus Kejati Jawa Tengah

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 31 Juli 2019 23:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 31 337 2086132 kpk-geledah-rumah-aspidsus-kejati-jawa-tengah-vFSEKoMzZq.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. (Foto : Dok Okezone)

JAKARTA – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan terkait kasus dugaan suap pengurusan perkara penipuan investasi yang menyeret mantan Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati DKI, Agus Winoto. Penggeledahan dilakukan sejak kemarin hingga hari ini.

Salah satu lokasi yang digeledah tim penyidik ialah rumah Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng)‎. Selain itu, tim menggeledah rumah seorang saksi dari pihak swasta. Dua lokasi tersebut digeledah pada Selasa, 30 Juli 2019.

"Penggeledahan di dua rumah saksi tersebut dilakukan pada Selasa ‎30 Juli 2019," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkatnya, Rabu (31/7/2019).

Tim kembali melakukan penggeledahan di dua lokasi daerah Semarang, Jawa Tengah, pada hari ini. Dua lokasi yang ‎digeledah yakni Kantor PT SSI di daerah Karangturi Blok N dan sebuah gudang di wilayah Karang Kidul.

Aspidum Kejati DKI, Agus Winoto/Foto: Fadel

"KPK menyita sejumlah dokumen dan catatan keuangan, serta barang bukti elektronik berupa telpon genggam," kata Febri.

Rencananya, KPK akan melakukan terhadap pemeriksaan sejumlah saksi terkait ‎kasus dugaan suap pengurusan perkara penipuan investasi yang sedang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Barat ini, besok. Pemeriksaan sejumlah saksi akan dilakukan di Mapolrestabes Semarang.

"Besok direncanakan akan dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari pihak swasta di kantor Polrestabes Semarang," ucapnya.


Baca Juga : Hakim PN Jakbar hingga Penyidik Pembantu Polda Metro Diperiksa KPK

Sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan perkara penipuan investasi yang sedang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Ketiganya yakni,Aspidum Kejati DKI, Agus Winoto, pengusaha Sendy Perico, dan seorang pengacara, Alvin Suherman.

Agus Winoto diduga menerima suap sebesar Rp200 juta dari Sendy Perico yang dibantu atau diperantarai lewat Alvin Suherman. Diduga, pemberian suap tersebut untuk meminta pemberatan hukuman terhadap pihak lawan Sendy Perico dalam sidang perkara penipuan investasi.


Baca Juga : KPK Periksa 3 Orang Terkait Suap Pengurusan Perkara Penipuan Investasi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini