Meriahkan HUT ke-74 RI, Istri Kapolri Siap Pecahkan Rekor Selam Dunia

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 31 Juli 2019 20:38 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 31 337 2086087 meriahkan-hut-ke-74-ri-istri-kapolri-siap-pecahkan-rekor-selam-dunia-cZfcBhOoov.jpg WASI siap pecahkan rekor selam dunia (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Wanita Selam Indonesia (WASI) siap memecahkan rekor dunia selam di laut Manado, Sulawesi Utara. Kegiatan yang merupakan rangkaian untuk memeriahkan HUT ke-74 RI itu, akan mulai sejak tanggal 1 hingga 3 Agustus 2019.

Tri Tito Karnavian, selaku istri Kapolri Jenderal Tito Karnavian, sekaligus Ketua WASI menggelar sejumlah persiapan seperti doa bersama hingga gladi bersih untuk menyukseskan acara pemecahan rekor tersebut.

Dikatakan Tri, saat ini pihaknya sudah siap untuk melaksanakan pemecahan tiga rekor dunia selam. Gladi bersih yang dilakukan fokus pada pemecahan rekor bergandengan tangan terpanjang di bawah laut.

"Tadi kami melaksanakan latihan atau gladi rangkaian human chain terpanjang di dunia," kata Tri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Okezone, Jakarta, Rabu (31/7/2019).

WASI siap pecahkan rekor dunia (Foto: Istimewa)

Menurut Tri, secara umum kegiatan berlangsung baik. Namun, kata Tri, harus ada hal-hal yang harus diperhatikan dari setiap peserta yang bakal menentukan berhasil tidaknya pemecahan rekor tersebut.

"Yaitu berpegangan tidak putus. Tadi kita masih sempat melihat ada peserta yang tidak bertahan di dalam, lalu naik ke atas. Kita ingin tau mereka siapa saja sehingga kita anggap tidak bisa ikut besok. Karena kita ingin zero tolerance untuk kesalahan, zero accident sehingga betul-betul sempurna," papar Tri.

Baca Juga: Wanita Selam Indonesia Siap Pecahkan 3 Rekor Dunia

Untuk itu, WASI akan melakukan evaluasi. Mulai dari rekaman untuk bukti bahwa berpegangan tangan nantinya sempurna atau tidak ada yang putus. Juga terkait teknis peserta dalam begandengan tangan di bawah laut, kemampuan atau skill perorangan, pemakaian masker, netralisir, dan lainnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, untuk gladi bersih hari ini, lebih 600 penyelam yang ikut serta. "Acara ini betul-betul acara langka yang dilakukan. Dimana saja, di dunia ini, pasti setiap diver ingin ikut serta dalam sejarah Indonesia," imbuh Tri.

Tri mengaku pihaknya sempat kerepotan untuk mengakomodir semua diver yang ingin ikut dalam acara ini. Sebab, tabung, lokasi, dan tempat memecahkan rekor sangat terbatas. Sehingga WASI harus benar-benar melakukam seleksi ketat.

"Untuk besok kita ingin sempurna memecahkan rekor dunia yang terbanyak dan terpanjang di dunia," ujar Tri.

Sekadar diketahui, ada tiga kategori aksi yang akan ditorehkan di Pantai Manado. Diantaranya, pemecahan rekor penyelaman massal terbanyak (Longest Human Chain Underwater yang diselenggarakan pada Kamis, 1 Agustus 2019. Lalu rangkaian penyelam terpanjang di bawah air (Most People Scuba Diving), dan pembentangan bendera terbesar di bawah air (Largest Unfurled Flag Underwater) yang akan dilaksanakan pada 3 Agustus 2019.

Baca Juga: Mendagri Apresiasi Pemilik Akun @hendralm yang Berikan Info Jual Beli Data Kependudukan

Acara pemecahan rekor selam dunia ini akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Terlebih kegiatan tersebut diselenggarakan di Kota Manado yang memiliki pesona bawah laut yang sangat indah.

Menjadi momen langka, diyakini acara ini akan menarik wisatawan bukan hanya lokal tapi mancanegara. Apalagi, pemecahan rekor dunia ini terbuka untuk umum atau bisa disaksikan langsung oleh masyarakat.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini