nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi Perintahkan BNPB, Panglima TNI dan Kapolri Segera Selesaikan Masalah Kebakaran Hutan

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Rabu 31 Juli 2019 17:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 31 337 2086001 jokowi-perintahkan-bnpb-panglima-tni-dan-kapolri-segera-selesaikan-masalah-kebakaran-hutan-QqxA16Nxs1.jpg Presiden Jokowi (Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sudah menelepon Kepala BNPB, Panglima TNI dan Kapolri untuk memerintahkan agar segera menyelesaikan masalah kebakaran hutan yang kini marak terjadi di sejumlah daerah di antaranya Riau dan Kalimantan Tengah.

“Sudah tiga hari saya sudah telepon BNPB, Panglima, Kapolri untuk segera diselesaikan (masalah kebakaran hutan) di Riau, di Palangkaraya,” kata Jokowi menjawab wartawan usai mengunjungi Kampung Adat Batu Persidangan di Kampung Huta Siallagan, Desa Ambarita, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Rabu (31/7/2019).

Jokowi menilai hingga kini belum diperlukan pesawat khusus untuk pemadaman kebakaran hutan, karena masih bisa ditangani dengan helikopter.

“Saya kira masih bisa diatasi dengan helikopter,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi setkab.

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, dan kementerian/lembaga terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan.Kebakaran Hutan

Kebakaran hutan di Riau (Okezone)

“Total personel gabungan berjumlah 5.929 personel yang tersebar di 5 provinsi, yaitu Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah masing-masing berjumlah 1.512 personel, sedangkan Kalimantan Barat berjumlah 1.395 personel,” kata Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan tertulis kepada media.

Baca juga: Kebakaran Hutan di Riau Meluas, Pekanbaru Diselimuti Asap

Upaya Satgas Darat didukung oleh operasi udara di bawah kendali Satgas Udara. Jumlah tersebut, menurut Agus, belum mencakup dukungan dari pihak swasta, seperti APP Sinar Mas yang berkekuatan 3.180 personel tersebar di 5 provinsi.

Baca juga: Riau Berpeluang Kirim Asap Kebakaran Hutan ke Singapura dan Malaysia

Menghadapi kebakaran hutan dan lahan tersebut, helikopter disiagakan di empat provinsi yaitu Riau 17 helikopter, Sumatera Selatan tiga, Kalimantan Barat enam dan Kalimantan Tengah tujuh.

Helikopter yang ditempatkan di Riau, jelas Agus, merupakan dukungan dari BNPB 7 unit, KLHK 1, swasta 8, dan TNI 1.

Sedangkan total air yang digunakan untuk pemadaman dan pendinginan sejumlah 61.066.300 liter untuk semua wilayah terdampak.

Selain armada helikopter, satuan tugas udara didukung pesawat untuk operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC). Operasi ini dimaksudkan untuk memicu terjadinya hujan di wilayah-wilayah yang papar hotspot dengan menebarkan garam di awan potensial. Perkembangan per 29 Juli 2019 pukul 16.00 WIB luas lahan terbakar di Riau seluas 27.683,47 ha.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini