nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Buka Penyelidikan Baru Terkait Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 31 Juli 2019 12:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 31 337 2085850 kpk-buka-penyelidikan-baru-terkait-kasus-suap-dana-hibah-kemenpora-3keJobClL2.jpg Juru Bicara KPK, Febri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui sedang membuka penyelidikan baru terkait kasus dugaan suap ‎dana hibah dari pemerintah untuk KONI melalui Kemenpora. Penyelidikan baru tersebut terungkap lewat pemeriksaan sejumlah saksi.

"Kalau penyidikan saat ini kan tidak ada ya, penyidikan yang berjalan untuk kasus di Kemenpora tersebut. Tapi, pengembangan perkara sekarang sedang berjalan atau di proses penyelidikan‎," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2019).

KPK sendiri telah memintai keterangan sejumlah saksi beberapa waktu belakangan ini. Sejumlah saksi yang diperiksa yakni, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora), Gatot S Dewa Broto serta mantan Sekjen KONI, Ending Fuad Hamidy.

Baca Juga: KPK Periksa Sesmenpora sebagai Pengembangan Kasus Suap Dana Hibah Kemenpora‎

Febri KPK

Febri mengatakan belum bisa menjelaskan secara detail proses pengembangan perkara tersebut. Sebab, saat ini KPK masih memintai keterangan sejumlah saksi untuk proses penyelidikan.

"Saya tidak bisa menyebutkan secara detail terkait dengan proses yang sedang berjalan tersebut. Kecuali nanti sudah dilakukan penyidikan. Artinya, nanti kalau sudah penyidikan ada tersangka baru, barulah kami sampaikan ke publik," ucapnya.

Sebelumnya, KPK telah ‎menetapkan lima tersangka terkait kasus dugaan suap penyaluran dana bantuan atau hibah dari pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Kelimanya yakni, Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI, Ending Fuad Hamidy (EFH); ‎Bendahara Umum (Bendum) KONI, Jhonny E. Awuy (JEA);Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana (MUL); Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora, Adhi Purnomo (AP); serta Staf Kemenpora, Eko Triyanto (ET).

Kelimanya telah dilimpahkan ke pengadilan. Ending Fuad Hamidy dan Jhonny E Awuy telah divonis ‎bersalah karena menyuap pejabat Kemenpora. Kedua petinggi KONI tersebut dijatuhkan hukuman pidana penjara dan denda berbeda-beda.

Sedangkan tiga pihak dari Kemenpora yakni, Mulyana, Adhi Purnomo, dan Eko Triyayanto masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Saat ini, agenda persidangan untuk ketiganya masih pemeriksaan sejumlah saksi.

Dari persidangan tersebut, muncul sejumlah nama pejabat Kemenpora yang diduga turut kecipratan uang panas dana hibah untuk KONI. Salah satunya yakni Menpora, Imam Nahrawi dan stafnya Miftahul Ulum.

1
2

Berita Terkait

OTT Pejabat Kemenpora

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini