nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemendagri Laporkan Dugaan Jual-Beli Data KK dan e-KTP ke Polisi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 15:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 30 337 2085456 kemendagri-laporkan-dugaan-jual-beli-data-kk-dan-e-ktp-ke-polisi-EqmCU1QCgI.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) melaporkan dugaan jual-beli data baik yang ada di Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP ke Bareskrim Mabes Polri, pada hari ini. Mendagri, Tjahjo Kumolo telah memerintahkan Dirjen Dukcapil, Zudan Arif untuk melaporkan hal tersebut ke polisi.

"Hari ini Dirjen dukcapil melaporkan ke Bareskrim (untuk mengusut itu)," kata Tjahjo saat menyambangi gedung Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (30/7/2019).

Mendagri menjelaskan bahwa data-data yang ada di pihaknya masih aman. Termasuk, MoU atau perjanjian antara sejumlah pihak perbankan terkait penggunaan data pribadi dipastikan tidak terjadi jual-beli data.

"Tapi ada oknum masyarakat yang menggunakan media lain (mencoba) mengakses dan itu adalah tindak kejahatan yang hari ini tim dirjen dikcapil melaporkan kepada Bareskrim untuk diusut," ucapnya.

KTP

Baca Juga: Polri Selisik Temuan Dugaan Jual Beli NIK & KK di Medsos

Sementara itu, Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh memastikan bahwa data warga negara yang ada di Kemendagri tidak mengalami kebocoran.

Namun memang, ada oknum yang sengaja mengumpulkan data memperjualbelikan data kependudukan tersebut di media sosial. Oleh karenanya Kemendagri melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

"Kami memastikan bahwa dari Dukcapil tidak ada kebocoran data. Kami pastikan. Kami sudah cek semuanya, tidak ada dari internal. Dan yang mungkin itu adalah dari berbagai media sosial, karena di sana banyak sekali KK dan KTP-elektronik di medsos. Kalau kita klik, kita ketik itu akan keluar datanya. Bisa jadi ada pemulung data di sana. Nah, pemulung data ini berbahaya," katanya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini