Pemerintah Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Cemari Danau Toba

Selasa 30 Juli 2019 04:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 30 337 2085223 pemerintah-ancam-cabut-izin-perusahaan-yang-cemari-danau-toba-iiyGuUri9s.JPG Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres RI)

MEDAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah bakal mencabut izin perusahaan yang masih mencemari ekosistem di kawasan Danau Toba sebagai salah satu upaya mempercepat pengembangan 28 potensi destinasi wisata yang ada di kawasan danau tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Negara pada Senin, 29 Juli 2019 saat mengunjungi kawasan Geosite Sipinsur, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara yang merupakan satu di antara 28 potensi destinasi wisata yang ada di kawasan Danau Toba.

Ia mengatakan pembangunan wisata tidak hanya pembenahan tempat wisatanya, namun juga melingkupi lingkungan sekitarnya. Jika perusahaan masih membandel dengan mencemari Danau Toba, tanpa melakukan pembenahan terhadap limbah produksinya, maka pemerintah melalui instansi terkait akan mengkaji dan bahkan mencabut izin perusahaan yang bersangkutan.

"Itu dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat pengembangan 28 potensi destinasi wisata di kawasan Danau Toba seperti Sipinsur ini," katanya, mengutip dari Antaranews.

Ia menambahkan pengembangan wisata Danau Toba akan dilakukan secara terintegrasi, dengan mengkaji aspek alam, sumber daya manusia, budaya, sosial dan potensi investasi yang akan menambah devisa negara, sehingga berujung pada kesejahteraan masyarakat.

Di puncak dataran tinggi terpopuler dalam anugerah pesona Indonesia 2018 Kementerian Pariwisata itu, Presiden melihat langsung Pulau Sibandang sambil mengkaji 27 destinasi wisata lainnya seperti The Kaldera Toba Nomadic Escape, yang berpotensi mendatangkan wisatawan.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini