nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Eks Bendum PP Pemuda Muhammadiyah Kembali Mangkir Panggilan Polisi

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 19:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 29 337 2085140 eks-bendum-pp-pemuda-muhammadiyah-kembali-mangkir-panggilan-polisi-97fFpnGayP.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Eks Bendahara Umum PP Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani kembali mangkir dari panggilan penyidik Polda Metro Jaya, dalam kasus dugaan korupsi dana kemah Pemuda Islam Indonesia 2017.

Kuasa hukum Fanani, Gufron mengatakan jika kliennya tengah menghadiri kegiatan di luar kota. Oleh karena itu, tersangka dalam perkara tersebut berhalangan hadir panggilan penyidik Dit Krimsus Polda Metro Jaya.

"Iya belum bisa memenuhi panggilan, ada kegiatan di luar kota," kata Gufron saat dikonfirmasi, Jakarta, Senin (29/7/2019).

 Baca juga: Polisi Ultimatum Eks Bendum Pemuda Muhammadiyah untuk Kooperatif

Tak hanya itu, Gufron menyebut jika pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan ke penyidik ihwal ketidakhadiran Fanani. Dalam surat itu, juga disampaikan jika Fanani meminta agar pemeriksaan dijadwalkan ulang.

"Suratnya sudah kita kirimkan ke penyidik ya, izin untuk tidak bisa diperiksa hari ini, diagendakan ulang saja," ujar dia.

 Korupsi

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyatakan, pihaknya belum menerima surat pemberitahuan dari pihak Fanani.

"Sampai sekarang belum ada informasi," kata Argo di Polda Metro Jaya.

 Baca juga: Alasan Polisi Belum Tahan Ahmad Fanani Meski Jadi Tersangka Kasus Dana Kemah

Sebelumnya, polisi telah menetapkan Ahmad Fanani sebagai tersangka kasus penyelewengan dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017.

Penetapan status tersangka itu diketahui dalam Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan atau SPDP yang menyebut status Ahmad Fanani sebagai tersangka.

Dalam SPDP itu menyebutkan bahwa kerugian negara ditaksir mencapai Rp1.752.663.153.

Untuk diketahui, kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar memakai dana APBN Kemenpora di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16 sampai 17 Desember 2017.

 Korupsi

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini