nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tersisa 6 Capim KPK Perempuan, Ketua Pansel Berharap Ada yang Lolos Sampai Akhir

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 17:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 29 337 2085064 sisa-6-capim-kpk-perempuan-ketua-pansel-berharap-ada-yang-lolos-sampai-akhir-wB5gQaoWbL.jpg (Foto: Arie Dwi/Okezone)

JAKARTA - Calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jilid V perempuan hanya tersisa enam orang. Keenam capim perempuan tersebut telah sampai di tahapan tes psikologi.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK, Yenti Ganarsih berharap ada salah satu perempuan yang lolos hingga tahap akhir. Dia menginginkan ada perempuan yang mengisi posisi pimpinan di lembaga antirasuah.

"Harapan, pastinya sebagai perempuan, pasti berharap. Sangat berharap ada yang bisa terpilih," kata Yenti saat menghadiri diskusi bertajuk 'Pertimbangan Keseimbangan Gender Dalam Proses Pemilihan Calon Pimpinan KPK', di Gedung ACLC KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2019).

Menurut Yenti, pada saat awal dibukanya pendaftaran capim KPK, ada 21 perempuan yang mencalonkan diri. Namun, setelah dilakukan seleksi administrasi dan uji kompetensi, tersisa enam perempuan.

Keen‎am perempuan tersebut yakni Basaria Panjaitan (Wakil Ketua KPK jili IV); Juansih (Analis Keijakan Utama Lemdikpol Polri); ‎Sri Handayani (mantan Wakapolda Jabar); Lili Pintauli Siregar‎ (mantan Wakil Ketua LPSK); Neneng Euis Fatimah (mantan Kepala LPSE); serta Raden Roro Andy Nurvita‎ (mantan Hakim PN Bantul)‎.

Foto: Arie Dwi/Okezone

"Posisi saat ini adalah perempuan 6 orang, pria 98, posisi yang ikut tes (psikologi) kemarin. Jadi jumlahnya 104," ujarnya.

Yenti mengaku tidak mengistimewakan perempuan dalam proses seleksi capim KPK. Meskipun, dia berharap ada lagi sosok perempuan yang bisa menjadi pimpinan lembaga antirasuah. 

"Tidak diistimewakan, tapi memang dia bisa sangat amat bisa setara, itu posisi saya pribadi. Tapi harapan saya sebagai wanita, tentu saya berharap juga bahwa ada perempuan," ucapnya.

Rencananya, pansel akan mengumumkan nama-nama capim yang lolos dalam tes psikologi pada 5 Agustus 2019. Jika para capim perempuan tersebut lolos dalam tes psikologi, maka mereka akan kembali menjalani tahapan seleksi selanjutnya yang meliputi, profile assesment, tes kesehatan jasmani, uji publik hingga tes wawancara.

Dari serangkaian tes tersebut, pansel kemudian akan menyaring 10 capim KPK untuk kemudian diserahkan namanya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 September. Nantinya, 10 nama tersebut akan diserahkan Presiden ke DPR untuk disaring menjadi lima nama.

(qlh)

Berita Terkait

Pansel KPK

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini