nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Terdampak Pencemaran Minyak di Perairan Karawang Keluhkan Gatal dan Batuk

Senin 29 Juli 2019 15:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 29 337 2084982 warga-terdampak-pencemaran-minyak-di-perairan-karawang-keluhkan-gatal-dan-batuk-s6q9ppgOYk.jpg Pelayanan Posko Keseharan di Desa Terdampak Kebocoran Minyak Mentah Milik Pertamina di Perairan Karawang, Jawa Barat (foto: Antara/HO-Dokumentasi PHE ONWJ)

KARAWANG - Warga desa yang terdampak kebocoran minyak milik Pertamina Hulu Energi di Perairan Karawang, Jawa Barat, mengeluhkan penyakit gatal-gatal hingga batuk.

"Saat ini Pertamina telah mendirikan empat posko kesehatan di Karawang," kata Fajriyah Usman, Vice President Relation Corporate Communication Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), dalam siaran pers yang diterima Antaranews.

Baca Juga: Walhi Sebut 4 Desa Sudah Terdampak Pencemaran Minyak Pertamina 

Dia menjelaskan, empat posko kesehatan itu di antaranya dibangun di Posko Cemarajaya, Posko Sungai Buntu, Posko Sedari, serta Posko Kesehatan Pantai Mutiara. Fajriyah menjelaskan, posko kesehatan sudah dibangun di wilayah pesisir utara Karawang sejak beberapa hari terakhir. Hingga kini tercatat 120 pasien telah ditangani petugas posko kesehatan tersebut.

Menurut dia, dari ratusan warga yang datang ke posko kesehatan, umumnya mereka mengeluhkan gatal-gatal, batuk, dan penyakit lainnya.

"Tapi berdasarkan identifikasi sementara, keluhan mereka sampaikan itu bukan dampak langsung dari 'oil spill'," kata Fazriyah.

Posko kesehatan itu sendiri dibangun Pertamina melalui anak usaha PT Pertamedika untuk mengantisipasi munculnya gangguan kesehatan masyarakat atas peristiwa kebocoran minyak mentah di sekitar Anjungan Lepas Pantai YY Area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ), Karawang.

Baca Juga: Pertamina Diminta Perhatikan Keselamatan Nelayan yang Angkut Tumpahan Minyak di Karawang

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini