nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

FPI Tegaskan Isu Kepulangan Habib Rizieq Dibarter Pembubaran Ormasnya Hoaks!

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 28 Juli 2019 14:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 28 337 2084623 fpi-tegaskan-isu-kepulangan-habib-rizieq-dibarter-pembubaran-ormasnya-hoaks-PjspiUUvQA.jpg Habib Rizieq Shihab (Arif/Okezone)

JAKARTA - Front Pembela Islam (FPI) menyatakan isu adanya persyaratan yang diajukan pihak pemerintah untuk memulangkan Habib Rizieq Shibab ke Indonesia dengan pembubaran FPI adalah bohong alias hoaks.

“Hoaks,” ujar Juru Bicara FPI Slamet Ma’arif saat dikonfirmasi Okezone terkait kabar ada barter syarat kepulangan Habib Rizieq adalah tidak diperpanjangnya izin FPI, Minggu (28/7/2019).

FPI memang sedang memperjuangkan izin ormasnya agar diperpanjang oleh pemerintah. Izin FPI sudah habis pada 20 Juni 2019. Kemendagri belum memutuskan memperpanjang izin FPI.

Baca juga: Pemerintah Belum Putuskan soal Perpanjangan Izin FPI

Sementara Habib Rizieq yang mengasingkan diri ke Arab Saudi setelah terjerat beberapa kasus hukum santer dikabarkan pulang ke Indonesia setelah Pilpres 2019. Bahkan sempat ada kabar kepulangan Imam Besar FPI itu syarat rekonsiliasi antara kubu Prabowo Subianto dan Jokowi.

Tapi, sampai sekarang realisasinya belum terwujud.Slamet Maarif

Slamet Ma'arif (BBC Indonesia)

Muncul juga isu bahwa Habib Rizieq diizinkan kembali ke Indonesia dengan syarat FPI dibubarkan. Isu yang dibantah tegas oleh Slamet Ma’arif.

Slamet mengungkapkan Habib Rizieq belum bisa kembali ke Tanah Air karena Imam Besar FPI itu masih dicekal dan tak bisa keluar dari Arab Saudi.

“Ya faktanya masih belum bisa keluar Saudi ‘mamnu'us safar’ (cekal ),” ujar Slamet yang juga Ketua Presidium Alumni 212.

Baca juga: FPI: Setelah Pelantikan Presiden Kemungkinan Habib Rizieq Bisa Pulang ke Indonesia

Sejauh ini, sambung Slamet, Habib Rizieq terus berupaya agar dapat pulang ke Tanah Air, di antaranya mendatangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Arab Saudi.

Sebelumnya, Menko Polhukam Wiranto menyatakan, Habib Rizieq tak bisa kembali ke Indonesia karena tersangkut masalah pribadi yakni melanggar batas izin tinggal di Arab Saudi atau overstay, tak ada kaitan dengan pemerintah RI.

“Yang bersangkutan masih menghadapi problem pribadi dengan tinggalnya di Arab Saudi yang melebihi batas waktu, overstay," ujar Wiranto.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini