Jadi Ibu Kota Baru, Kalimantan Tak Sepenuhnya Aman dari Gempa

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 27 Juli 2019 11:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 26 337 2084032 jadi-ibu-kota-baru-kalimantan-tak-sepenuhnya-aman-dari-gempa-stS9XG0FAk.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan akan memindahkan Ibu Kota keluar Pulau Jawa. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan untuk meninjau berbagai tempat yang akan dijadikan sebagai lokasi Ibu Kota baru, beberapa waktu lalu.

Tahukah Anda bahwa Kalimantan tak sepenuhnya aman dari bencana bumi berupa gempa?

Geologi Kalimantan diketahui tersusun atas berbagai dasar yang merupakan tipe asal benua, dan samudera. Cekungan Barito yang berada di Kalimantan Selatan terletak atas batuan dasar Pegunungan Schwaner yang melintasi pulau terbesar di Indonesia.

Lipsus Gempa Tsunami

Sedangkan cekungan Kutai yang berada di Kalimantan Timur berasal dari Pegunungan Kucing. Gempa memang relatif jarang terjadi di Kalimantan.

Namun, sejarah pernah mencatat grmpa dengan magnitudo 5,7 pada 25 Februari 2015 silam dengan pusat gempa berjarak 413 km laut di Tarakan. Artinya, Pulau Borneo tak sepenuh aman dari gempa sebagaimana yang dipahami banyak orang.

Terdapat tiga zona sesar aktif yang ada di Pulau Kalimantan yang akan menjadi kandidat kuat pulau yang menjadi Ibu Kota baru ini. Ketiga sesar ini berada di Tarakan, Mangkalihat, dan Meratus.

"Sesar-sesar tersebut memiliki panjang lebih dari 100 km yang dapat berpotensi menimbulkan gempa dengan kekuatan magnitudo 7," demikian laporan dari buku Peta Sumber dan bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017 yang disusun Pusat Studi Gempa Nasional Kementerian PUPR.

Ilustrasi Gempa

Adapun sesar mendatar Tarakan dapat dikenali di bagian utara pulau ini. Bentangan sesar Tarakan mulai dari daratan yang lurus hingga ke lepas pantai.

Sementara sesar Mangkalihat juga merupakan sesar dengan kakarter mendatar yang berada di pantai timur Kalimantan.

"Zona sesar ini bisa dikenali mulai di bagiam selatan Kalimnatan yang mengarah ke sesar Meratus," tulis laporan tersebut.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini