nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Underpass Kentungan Longsor, Ini Kata Sultan Hamengkubuwono X

Kuntadi, Jurnalis · Kamis 25 Juli 2019 13:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 25 337 2083425 underpass-kentungan-longsor-ini-kata-sultan-hamengkubuwono-x-9dLAViWCk7.jpg Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X (foto: Okezone)

YOGYAKARTA – Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X berharap kecelakaan lalu lintas di proyek Underpass Kentungan, pada Selasa (23/7/2019) menjadi yang pertama dan terakhir. Kejadian ini tidak boleh terulang lagi di kemudian hari.

“Tidak boleh ada lagi, itu pertama dan terakhir,” kata Sultan HB X ketika dimintai tanggapan atas kecelakaan itu, Kamis (25/7/2019).

Baca Juga: Underpass Kentungan Yogyakarta Longsor, Dua Mobil Terguling 

Sultan HB X tidak bisa banyak mengomentari kecelakaan itu. Apalagi proyek yang terletak di Jalang Ringroad, Utara, Sleman ini dibiayai pemerintah pusat. Sehingga urusan dan kewenangan pemerintah pusat.

“Itu urusan pusat, saya tidak tahu. Apa karena rambu kurang atau faktor lain,” tuturnya.

Pasca kejadian, jalur ini langsung ditutup untuk penyelidikan. Namun selang sehari, jalur ini kembali dibuka dan lalulintas kembali normal.

Kepala Divisi Operasi PT Istaka Karya, Wirawan, selaku pelaksana proyek Kentungan mengatakan penyebab dua kendaraan terguling di proyek underpass ini karena tanah ambrol. Hal ini memicu dua kendaraan truk bermuatan kayu dan sebuah Toyota Land Rover milik warga Australia terguling.

Setidaknya amblesnya tebing galian sisi utara di proyek underpass sepanjang 17 meter dan tinggi 3 meter itu diduga karena overload (kelebihan beban) kendaraan yang melintas.

“Mungkin karena overload, tanah ambrol yang menyebabkan kendaraan terguling,” tutur Wirawan.

Underpass jentungan Longsor

Baca Juga: Tambang Ilegal di Bangka Tengah Longsor, 3 Orang Tewas 

Jalan yang ada di samping proyek, sebenarnya hanya boleh dilewati untuk kendaraan kecil seperti roda dua dan mobil pribadi. Proyek juga sudah memasang rambu larangan bagu truk dan bus besar melintas. Namun ada yang nekad dan melintas. Hingga akhirnya truk bermuatan kayu terguling.

“Kita akan timbun tanah di lokasi dan penguatan di tebing yang ambrol,” ucap dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini