nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Densus 88 Gandeng Kepolisian Filipina Memburu Teroris Andi Baso

Kamis 25 Juli 2019 07:41 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 25 337 2083286 densus-88-gandeng-kepolisian-filipina-memburu-teroris-andi-baso-wLnQyFdaE9.jpg Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Densus 88 Antiteror Polri bekerja sama dengan Kepolisian Filipina untuk melacak keberadaan teroris Andi Baso yang diyakini masih berada di Filipina Selatan.

"Densus 88 dan polisi di sana telah berkoordinasi melakukan pengejaran terhadap Andi Baso yang diyakini berada di Filipina Selatan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Rabu 24 Juli 2019, sebagaimana dikutip dari Antaranews.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris, 1 tewas

Andi Baso telah ditetapkan sebagai buronan karena melakukan aksi teror pengeboman Gereja Oikumene, Samarinda, pada 2016. Andi kemudian melarikan diri ke Filipina.

Dedi mengatakan, keberangkatan mendiang pasutri Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh ke Filipina Selatan diatur oleh Andi Baso.

Penangkapan terduga teroris. (Foto: Okezone)

"Mereka masuk (Filipina Selatan) bulan Desember 2018, dibawa oleh Andi Baso," kata Dedi.

Rullie dan istrinya serta Andi Baso merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Makassar. Pasutri tersebut diketahui juga menjadi deportan Turki pada Januari 2017.

Baca juga: 7 Tersangka Pelemparan Bom di Samarinda Berbaiat dengan ISIS 

"Mendiang Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh pada Desember 2018 berangkat melalui jalur gelap ke sana (Filipina)," ucap Dedi.

Kemudian pada Januari 2019, pasutri tersebut diduga menjadi pelaku peledakan bom bunuh diri di sebuah gereja di Pulau Jolo, Sulu, Filipina, yang mengakibatkan 22 orang tewas dan 100-an orang terluka.

(han)

Berita Terkait

Ledakan Bom di Gereja Samarinda

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini