KPK Periksa 3 Anggota DPRD Jambi Sebagai Tersangka Suap "Ketok Palu"

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 24 Juli 2019 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 24 337 2082881 kpk-periksa-3-anggota-dprd-jambi-sebagai-tersangka-suap-ketok-palu-MBkApbZAhM.jpg Juru Bicara KPK, Febri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD Jambi periode 2014-2019, pada hari ini. Ketiganya yakni, Ketua Fraksi Golkar DPRD Jambi, Sufardi Nurzain (SNZ), serta Elhelwi (E) dan Gusrizal (G).

Ketiganya akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan ‎suap ketok palu terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2018.

"Ketiganya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (24/7/2019).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 12 anggota DPRD Jambi dan satu pihak swasta sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang menyeret mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulklifli.

Juru Bicara KPK

Baca Juga: KPK Tahan 4 Tersangka Suap Pengesahan RAPBD Jambi

13 tersangka baru tersebut yakni, Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; Wakil Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar dan Chumaidi Ziadi; Ketua Fraksi Golkar, Sufardi Nurzain; Ketua Fraksi Restorasi, Nurani Cekman; serta Ketua Fraksi PKB, Tadjudin Hasan.

Selanjutnya, Ketua Fraksi PPP, Parlagutan Nasution; Ketua Fraksi Gerindra Muhamadiyah; Pimpinan Komisi III, Zainal Abidin; Anggota DPRD, Elhelwi; Gusrizal, Effendi Hatta, dan pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Diduga, para legislator Jambi tersebut mempunyai peran masing-masing untuk memuluskan ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018. Perannya tersebut meliputi meminta uang, menagih kesiapan uang, melakukan pertemuan, hingga meminta uang ketok palu.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini