Peristiwa 24 Juli: Lahirnya Wanita Pelopor Penerbangan & Akhir Aktivitas Komersial Bandara Polonia

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 24 Juli 2019 08:04 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 24 337 2082818 peristiwa-24-juli-lahirnya-wanita-pelopor-penerbangan-hingga-berakhirnya-aktivitas-komersial-bandara-polonia-E0dzgBu2OJ.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA – Beberapa peristiwa penting dan bersejarah terjadi di dalam maupun luar negeri pada tanggal 24 Juli. Beberapa di antaranya adalah berakhirnya operasional komersial Bandara Polonia, Medan, Sumatera Utara; dan kelahiran Amelia Mary Earhart yang dikenal sebagai wanita pelopor penerbangan.

Guna mengingat serta menambah wawasan sejarah yang terjadi pada tanggal hari ini, Okezone pun telah merangkumnya, sebagaimana dikutip dari Wikipedia.org, Rabu (24/7/2019):

1411 – Pertempuran Harlaw di Skotlandia

Tepat 24 Juli 1411 terjadi pertempuran Harlaw di Skotlandia. Ini merupakan salah satu pertempuran klan paling berdarah yang meletus di Skotlandia.

1897 – Lahirnya Wanita Pelopor Penerbangan

Amelia Mary Earhart adalah seorang wanita yang dikenal sebagai pelopor penerbangan. Dia lahir pada 24 Juli 1897, namun dinyatakan hilang pada 2 Juli 1937, dan diketahui tewas pada 5 Januari 1939.

Ia adalah anak perempuan dari Edwin dan Amy Earhart, seorang pelopor penerbangan, penulis, dan pejuang hak wanita asal Amerika Serikat. Earhart adalah wanita pertama yang menerima Distinguished Flying Cross.

Dia mendapat penghargaan itu karena menjadi wanita pertama yang terbang sendiri menyeberangi Samudera Atlantik.

Earhart juga membuat banyak rekor lain, seperti menulis buku yang terjual paling banyak tentang pengalaman terbangnya, dan memiliki peran penting dalam pendirian organisasi pilot wanita Ninety-Nine.

1955 – Ali Sastroamidjojo Memberikan Mandat ke Soekarno

Tanggal 24 Juli 1955, Ali Sastroamidjojo mewakili Kabinet Ali-Wongso menyerahkan mandat kepada Presiden Soekarno setelah konflik berkepanjangan di tubuh TNI AD.

2013 – Berhentinya Aktivitas Bandara Polonia Medan

Pada 24 Juli 2013, Bandar Udara Internasional Polonia mengakhiri aktivitas untuk penerbangan komersial di Kota Medan. Penerbangan komersial dipindahkan ke Bandar Udara Internasional Kuala Namu pada keesokan harinya. Meski begitu, Bandara Polonia akan tetap melayani penerbangan militer.

Pengubahan nama Bandar Udara Internasional Polonia menjadi Pangkalan Udara Soewondo diresmikan pada 25 Juli 2013, seiring dipindahnya aktivitas penerbangan sipil ke Bandar Udara Internasional Kuala Namu.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini