Pejabat PT Lloyd's Register Indonesia Dipanggil KPK untuk Penyidikan RJ Lino

Arie Dwi Satrio, Okezone · Senin 22 Juli 2019 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 22 337 2081890 pejabat-pt-lloyd-s-register-indonesia-dipanggil-kpk-untuk-penyidikan-rj-lino-gbfFL4uL3R.jpg Juru Bicara KPK, Febri Diansyah (foto: Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua pejabat PT Lloyd's Register Indonesia, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) pada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo II) yang menyeret mantan Direktur Utamanya (Dirut), Richard Joost Lino (RJ Lino).

Kedua pejabat PT Lloyd's Register Indonesia tersebut yakni, Business Development Manager PT Lloyd's Register Indonesia, Darobi Syafi'i ddan Surevornya, Achmad Munib. Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJ Lino (RJL).

"Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

 Baca juga: Di Depan Wakil Rakyat, Ketua KPK Berjanji Bakal Tuntaskan Kasus RJ Lino


rj lino

Baca juga: Mantan Anak Buah RJ Lino Kembali Diperiksa KPK Terkait Korupsi di Pelindo

Sekadar informasi, Richard Joost Lino tersandung kasus dugaan korupsi pengadaan tiga QCC PT Pelindo II pada anggaran 2010. Dia diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan menyalahgunakan wewenangnya untuk meperkaya diri sendiri serta koorporasi.

RJ Lino diduga melakukan penunjukan langsung perusahaan asal China, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co, Ltd dalam pengadaan tiga QCC yang dianggap sebagai penyalahgunaan wewenang.

Atas perbuatannya, RJ Lino disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini