nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Ada Gejolak, Golkar Justru Gencar Konsolidasi Bahas Dinamika Pasca-Pilpres 2019

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Sabtu 20 Juli 2019 12:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 20 337 2081385 tak-ada-gejolak-golkar-justru-gencar-konsolidasi-bahas-dinamika-pasca-pilpres-2019-gFXDH6CHSE.jpg Ketua DPP Partai Golkar Ricky Rachmadi saat Diskusi Politik di Kawasan Cikini, Jakarta (foto: Sarah Hutagaol/Okezone)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar Ricky Rachmadi membantah anggapan bahwa partainya pada waktu belakangan ini terjadi gejolak yang menyebabkan di internal tidak dalam kondisi yang kondusif.

Ricky menjelaskan, kalau Golkar kini sedang mengalami sebuah dinamika, dan hal tersebut pun masih berjalan sesuai koridornya, sehingga ia menyebutkan kalau dinamika di dalam Partai Golkar masih positif.

Baca Juga: Diminta Jokowi Jangan Sampai Ada Perpecahan Internal Partai, Golkar: Itu Wujud Kepedulian 

"Kalau orang lihat di luar seolah ada gejolak, padahal gejolaknya tidak ada," ungkap Ricky saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).

Airlangga Hartarto Diharapkan Mampu Membawa Golkar Bersih dan Bangkit 

Lebih lanjut, Ricky mengungkapkan kalau partainya tengah sibuk melakukan konsolidasi berdasarkan hasil Pemilu dan Pilpres 2019 kemarin. Sehingga, apapun yang terjadi kini di internal partainya pasti akan bisa diselesaikan dengan baik.

"Partai Golkar saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan konsolidasi dari hasil-hasil pemilu kemarin. Yang kita tahu bahwa sebelum pemilu bahkan gejolak itu lebih besar, tapi dapat diselesaikan dengan smooth dan baik," ungkapnya.

Maka dari itu, ia menekankan bahwa dinamika di dalam Partai Golkar jangan diartikan sebagai hal yang negatif. Ricky bahkan menyebutkan kalau kader-kader hingga saat ini masih berhubungan baik satu dengan yang lainnya.

Baca Juga: Golkar: Jokowi Butuh Dukungan Partai yang Solid 

"Ini sebuah dinamika yang kita kadangkala perbedaan politik itu di dalam Golkar itu tidak semata-mata dengan permusuhan, karena kadang kita bisa duduk sama-sama makan," tutur Ricky.

Sebelumnya diberitakan, isu gejolak yang terjadi di dalam Partai Golkar dikarenakan beberapa kader mencalonkan diri sebagai ketua umum, salah satunya adalah Bambang Soesatyo (Bamsoet).

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini