nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trik Berkurban untuk Milenial Meski Gaji Pas-pasan

Syaiful Islam, Jurnalis · Sabtu 20 Juli 2019 10:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 20 337 2081273 trik-berkurban-untuk-milenial-meski-gaji-pas-pasan-QNtG8iPyx8.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

SURABAYA - Dalam waktu dekat umat muslim seluruh dunia akan memperingati Hari Raya Idul Adha 2019. Bagi umat muslim disarankan untuk memotong hewan kurban di Hari Raya Idul Adha tersebut. Berkurban sendiri dalam syariat Islam hukumnya sunnah.

Namun, sunnah yang diprioritaskan atau dikuatkan yakni sunnah muakkadah. Hal tersebut seperti yang disampaikan Ketua PCNU Kota Surabaya, H Muhibbin Zuhri, kepada Okezone.

"Jadi kurban itu dalam syariat sunnah, tapi sunnah yang prioritaskan, dikuatkan namanya muakkadah. Jadi sampai dalam hadis nabi bersabda siapa yang punya kelonggaran rizki tidak berkurban di Idul Adha, maka jangan dekat-dekat dengan masjidku, tempat salat," terang Ustadz Muhibbin.

Lipsus Hewan Kurban

Itu artinya, sambung Ustadz Muhibbin, suatu tekanan yang kuat untuk umat Islam supaya berkurban jika Idul Adha. Sedangkan tujuan dari berkurban yakni supaya menggembirakan orang-orang islam di Hari Raya Idul Adha. Di mana, dengan membagikan daging kurban.

Istilahnya mengajari umat untuk memiliki komitmen berbagi. Bagi yang berpenghasilan pas-pasan, berkurban tidak harus membeli sapi sendirian sekaligus. Melainkan bisa dengan cara menabung, arisan kurban dan patungan kurban.

"Akhir-akhir ini kan banyak tempat atau komunitas sudah melakukan tabungan kurban. Bisa juga dengan arisan kurban. Bisa juga patungan kurban. Jadi ada tiga hal itu saya kira sebagai alternatif niat baik itu terlaksana dalam kondisi kita pas-pasan. Artinya tidak punya kalau langsung beli satu ekor sapi misal harganya Rp 21 juta," paparnya.

Menurut Ustadz Muhibbin, masyarakat bisa iuran. Misal sapi harganya Rp 21 juta per ekor, maka masing-masing orang bayar Rp 3 juta. Sebab satu sapi untuk 7 orang yang patungan. Sedangkan untuk menabung dua tahun, bisa sembelih hewan kurban. Bila tiap bulan menabung Rp 100 ribu sampai Rp150 ribu.

Begitu juga dengan arisan kurban. Untuk tahun ini nama-nama yang keluar berkurban, sedangkan nama yang belum keluar berkurban tahun depan. Berkurban dengan cara menabung, patungan maupun arisan tidak hanya diperbolehkan tapi baik.

"Asal syarat-syarat syariatnya dipenuhi. Kalau kambing 1 orang, dan kalau sapi untuk 7 orang. Berarti biayanya untuk membeli sapi bisa digotong bersama," ungkapnya.

Ustadz Muhibbin menambahkan pesan yang dapat diambil dari berkurban bagi kaum milenial yakni pertama pelajaran berbagi supaya kalangan milenial itu tidak selfis. Tapi mereka memiliki karakter kitab sosial, yang diperlukan untuk membekali mereka menuju kesuksesan.

Dirinya menilai kesuksesan itu datang dimana tiap orang mempunyai kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Kesuksesan tidak berangkat sendiri, pasti akan dibantu orang lain. Yang membantu belum tentu orang yang pernah dibantu, tapi Tuhan selalu memberi bantuan melalui tangan-tangan orang yang secara langsung menjadi bagian kebaikan dari diri manusia pada orang lain di waktu sebelumnya.

Seperti yang tertuang dalam hadis yang artinya menyebutkan Allah akan menolong hambanya selagi hambanya mau menolong saudara atau teman yang lain.

"Jadi saya kira pesan untuk para milenial yang masa depannya masih panjang, meraih cita-cita setinggi langit bisa ditopang dari sisi spiritual melalui berkorban yang spiritnya adalah kesediaan komitmen untuk berbagi," tukasnya. (kha)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini