nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Optimis Selesaikan Kasus Novel 3 Bulan ke Depan

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 16:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 19 337 2081084 polri-optimis-selesaikan-kasus-novel-3-bulan-ke-depan-k5ekWQbhQX.jpg Novel Baswedan (dok. Okezone)

JAKARTA - Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra mengaku optimis terkait ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan waktu tiga bulan untuk bisa menindaklanjuti rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.

"Kita tetap optimis. Sejak awal kejadian 11 April 2017 itu kita melakukan penyelidikan sehingga ada masukan dari pemerintah dan Komnas HAM kita membuat tim pencari fakta. Saya kira kita sudah melakukan hal terbaik sesuai kapasitasnya," kata Asep di Gedung Humas Polri, Jumat (19/7/2019).

Nantinya kata Asep, tim teknis yang akan dibentuk tersebut akan mendalami dua rekomendasi seperti saksi-saksi yang ada sebelum penyiraman maupun saat peristiwa terjadi.

"Tentunya kita berproses. Dari dua rekomendasi penting yabg disampaikan TPF akan didalami. Mengenai saksi beberaoa hari sebelum kejadian yang ada disekitar TKP kemudian pada saat kejadian juga," ungkapnya.

Ilustrasi

Baca Juga: Jokowi: Kasus Novel Baswedan Jangan Sedikit-Sedikit Lari ke Saya, Tugas Kapolri Apa?

Dengan begitu pihaknya berharap bisa mengembangkan keterangan saksi tersebut sehingga dapat mengungkap kasus yang sudah berjalan lebih dari dua tahun itu .

"Yang jelas secara perorganisasian minggu depan akan ditetapkan keseluruhan dari tim ini. Berawal dari evaluasi kembali apa yang dilakukan termasuk hal yang sudah direkomendasikan TPF," tambahnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Polri mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Dia memberi waktu tiga bulan ke Polri agar mampu membuka tabir misteri siapa pelaku teror yang terjadi pada 11 April 2017.

Polri diminta harus bisa menangkap pelaku dari temuan-temuan yang dilakukan oleh tim gabungan pencari fakta yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini