nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yasonna: Perbedaan Pendapat dengan Walkot Tangerang Sudah Selesai

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 16:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 19 337 2081078 yasonna-perbedaan-pendapat-dengan-walkot-tangerang-sudah-selesai-RCCmniuYOq.jpg Menkum HAM Yasonna Laoly

JAKARTA - Perselisihan antara Menkumham Yasonna H. Laoly dan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah berakhir damai. Keduanya pun telah resmi mencabut laporannya ke polisi.

"Jadi soal perbedaan pendapat, ini kalian (bilang) perseteruan. Enak saja. Perbedaan pendapat antara kita dengan pemkot tangerang sudah selesai," kata Yasonna di Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Yasonna menerangkan, titik temu perdamian antaran dirinya dan Arief terjadi setelah Mendagri Tjahjo Kumolo memangil Arief dan Gubernur Banten Wahidin Halim kemarin.

Dalam pertemuan itu, lanjut dia, diketahui adanya miskomunikasi dan perbedaan persepsi soal pembangungunan Politeknik Kemenkumham di Tangerang.

"Perbedaan persepsi mengenai soal tanah Kemenkumham yang dibangun oleh pemerintah kota belum ada izin dari Kemenkumham dan masalah Politeknik Imigrasi dan Politeknik Pemasyarakatan yang dibangun Kemenkumham," papar Yasonna.

Foto: Istimewa

Baca Juga: Berburu "Harta Karun" di Kanal Banjir Timur

Ia mengungkapkan, Kemenkumham sebelumnya telah sepakat dengan Pemkot Tangerang untuk menerbitkan izin pembangunan gedung untuk MUI Tangerang pada November 2018.

Namun, izin tersebut urung diterbitkan lantaran Pemko Tangerang tak kunjung menyelesaikan proses administrasi dalam mengajukan proses hibah kepada Kemenkumham.

"Itu ada beberapa item. Itu belum ditindaklanjuti nanti Pak Gubernur akan mengundang kita. Jadi ini sebetulnya perbedaan pendapat antara abang dan adik aja. Jadi ya sudah diselesaikan saja," imbuhnya.

Yasonna menambahkan, Mendagri Tjahjo Kumolo merupakan orang yang meminta keduanya untuk sama-sama mencabut laporan ke polisi. Nantinya, Pemko Tangerang dan kementerian lainnya akan segera menerbitkan izin pembangunan Politeknik Kemenkumham termaksud persoalan tata ruangnya.

"Jadi kadang-kadang ada juga adik ini yang salah persepsi. Kita koreksi sedikit. Semuanya sudah selesai," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini