nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahok: Hutan di Kalimantan Hampir Tidak Ada

Angkasa Yudhistira, Jurnalis · Jum'at 19 Juli 2019 14:56 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 19 337 2081014 ahok-hutan-di-kalimantan-hampir-tidak-ada-qD7NHUuEq7.jpg Ahok (Foto: Youtube)

JAKARTA - Hampir tidak ada hutan di Kalimantan jika dilihat dari pesawat. Hal itu diungkapkan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dalam sebuah video yang diunggah di channel Youtube 'Panggil Saya BTP' yang diunggah, Kamis 18 Juli 2019.

"Kalau dilihat dari pesawat hutan Kalimantan itu hampir enggak ada. Apalagi ditambah lubang-lubang bekas tambang, sama kasusnya kayak Bangka Belitung juga. Saya enggak mau komentarilah nanti ada yang keki, ada yang panas kuping sama saya," kata Ahok di depan masyarakat Suku Dayak di Samarinda, Kalimantan Timur.

Ahok menyampaikan hal tersebut untuk menyuntik semangat warga SUku Dayak agar bisa kembali menghijaukan hutan mereka guna bisa dijadikan wisata budaya.

"Intinya saya katakan, kita bisa sediakan satu hutan yang besar, itu bisa dimanfaatkan untuk wisata, untuk budaya dayak, jadi kita kembangkan wisata sehingga penghasilan ini lebih baik. Orang sekarang lebih suka balik ke hutan," tuturnya.

Baca Juga: Sudah Keliling 14 Negara, Ahok Bilang Budaya Indonesia Lebih Kaya

Baca Juga: Tomy Winata Minta Maaf Pengacaranya Pukul Hakim PN Jakpus

Terlebih, Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah merencanakan pemindahan Ibu Kota dari DKI Jakarta ke Kalimantan. Maka Ahok berharap, provinsi yang dipilih adalah Kalimantan Timur.

"Mudah-mudahan saja, katanya berita kan Pak Jokowi ingin pidahkan Ibu Kota. Siapa tahu beliau pilih Kalimantan Timur, tentu kita perjuangkan satu hutan besar, lestarikan, untuk budaya dan kehidupan Suku Dayak," tuturnya.

Karena bagaimanaun juga, sambung Ahok, saat negeri ini memiliki satu tempat untuk melestarikan budaya, sampai beberapa ribu tahun pun budaya aslinya tetap diketahui seperti apa.

"Tidak mungkin Ibu Kota tanpa tempat wisata. Hampir semua Ibu Kota baru itu sepi. Coba dibangun kembali di pedalaman, hutan kotanya lebih banyak. Lalu bagaimana soal pohon? Ini sudah enggak ada pohon gede-gede. Nah, di sini kita bersyukur sama Tuhan kita tinggal di Khatulistiwa, pohon bisa gede luar biasa selama 20 tahun, saya kira kita tidak terlambat," ujarnya.

Ahok dapat penghargaan dari Suku Dayak (Foto: Youtube)

Paling terpenting dari semua itu, Ahok mengatakan agar seluruh masyarakat tidak pernah berhenti melangkah untuk berjuang. "Ada pepatahn kuno mengatakan, terlambat itu enggak apa-apa asal kamu tetap berjalan, yang masalah itu kamu tidak mau melangkah," kata Ahok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini